Kamis, 16 Mei 2024

Siroh Shahabiyah : Hindun Binti Utbah - Hati Yang Luluh Di Jalan Allah

Kajian        : Kajian Muslimah Masjid Daarut Tauhiid Kebayoran
Sifat           : Online/Offline - Masjid Daarut Tauhiid Kebayoran
Pemateri    : Ustazah Erika Suryani Dewi
Tanggal      : Sabtu, 11 Mei 2024


Musuh Rasul Yang Berbalik Menjadi Pejuang Islam
  • Dalam pembukaan kota Mekah, Hindun yang terkesima oleh kaum muslimin yang menyembah Allah kemudian tergerak hatinya untuk berbaiat kepada Rasul. Keterbukaan hatinya itu bahkan sempat mengagetkan suaminya, Abu Sufyan yang tak menyangka kekerasan hati istrinya terhadap Islam bisa melunak seketika.
  • Hindun binti Utbah, dialah yang membunuh paman Rasulullah yakni Hamzah bin Abdul Mutholib. Tidak hanya membunuhnya, Hindun juga merobek tubuh dan memakan jantung Hamzah. Namun dia kemudian mendapat hidayah dan masuk Islam.
Nasab Hindun Binti Utbah
  • Kisah penuh kegelapan menyelimuti perjalanan Hindun binti Utbah sebelum masuk Islam. namanya pun cukup terkenal sebagi anak salah seorang pemimpin Quraisy. Dia merupakan anak perempuan yang baik, cantik, cerdas fasih berbahasa dan pandai dalam ilmu sastra. Selain itu Hindun juga mahir dalam menunggang kuda.
  • Memiliki nama lengkap Hindun binti Utbah bin Rabi'ah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf Al-Umawiyah Al-Qurasyiyah, ia dilahirkan di Mekah sebagai anak salah seorang pemimpin Quraisy bernama Utbah bin Rabi'ah dan Shafiyyah binti Umayyah bin Haritsah bin Al-Auqashi bin Murah bin Hilal bin Falih bin Dzikwan bin Tsa'labah bin Bahtah bin Salim.
  • Hindun merupakan wanita yang sangat kejam di masa jahiliyahnya. Hindun memiliki watak yang sangat keras, teguh pendirian, mahir bersyair dan fasih berbicara orator yang handal. Di sisi lain ia sangat membenci ajaran Rasulullah.
  • Kekejaman istri Abu Sufyan bin Harb ini semakin terkenal ketika perang Uhud terjadi. Ia menyewa seorang budak bernama Wahsy bin Harb untuk membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Rasulullah.
  • Hindun dijuluki Akilatul Kidbah atau si pemakan hati karena telah merobek perut dan dada Hamzah bin Abdul Muthalib yang berjulukan singa Allah, paman Rasulullah. Hindun bahkan mengambil hidung dan telinganya untuk dijadikan kalung. Hindun membunuh Hamzah karena Hamzah telah membunuh ayah dan sanak saudaranya saat perang Badar sehingga ia membalas dendam.
  • Namun, setelah Hindun memeluk Islam namanya tercatat dalam sejarah karena memiliki peran penting dalam perkembangan Islam. Hindun bersama dengan Abu Sufyan, suaminya, telah bersama-sama masuk Islam saat tentara Islam yang dipimpin oleh Rasulullah berhasil menguasai Mekah dalam peristiwa Fathu Mekah.
  • Anaknya yakni Muawiyah bin Abu Sufyan sangat dikenal dalam sejarah Islam sebagai penggagas dinasti Umayyah. Dia juga pernah berkata "Ibuku adalah wanita yang sangat berbahaya di jaman jahiliyah, tetapi di dalam Islam beliau menjadi seorang wanita yang mulia dan baik."
Kisah Islamnya Hindun
  • Tahun demi tahun berlalu. Kaum muslimin yang mulanya terusir dari tanahnya sediri, Mekah, kini sudah menjelma menjadi peradaban yang besar. 8 tahun setelah hijrah ke Madinah, yakni bertepatan pada Ramadhan tahun 630M, Rasulullah memimpin 10.000 pasukan kaum muslimin memasuki kota Mekah. Hal ini tentunya membuat orang-orang kafir ketakutan. Mereka melakukan perlawanan semampunya yang tak sebanding dengan kekuatan Islam kala itu. 
  • Suami Hindun, Abu Sufyan bin Harb, menghadap Rasulullah pada malam sebelum beliau memasuki Makah. Di sana ia bersyahadat dan akhirnya masuk Islam. Abu Sufyan lalu kembali ke kaumnya sambil berteriak, "Sungguh kaum muslimin telah datang dengan pasukan yang amat besar. Kalian tidak akan mampu melawannya. Sesungguhnya aku telah masuk Islam. Siapa yang ke rumahku, maka dia akan selamat." Mendengar hal itu Hindun binti Utbah sangat marah. Ia pun meneriaki suaminya dengan berkata, "Engkau sungguh seburuk-buruk pemimpin kaum ini! Wahai kalian semua, bunuhlah laki-laki yang tidak berguna ini." Abu Sufyan lalu membantah perkataan istrinya ini. Ia kemudian memerintahkan kaumnya untuk masuk ke rumahnya atau masjid disana. Orang-orang kafir yang bersembunyi itu dilanda dengan ketakutan dan kepanikan. Mereka seketika ingat perbuatan keji terhadap umat Islam dahulu. Mereka takut kalau umat Islam dan Rasulullah datang untuk membalas dendam kepada mereka. Namun yang terjadi malah kebalikannya. Rasulullah memasuki Mekah dengan begitu berwibawa dan penuh kasih. Tak ada kekerasan sedikitpun yang kaum muslimin lakukan terhadap orang-orang kafir.
  • Rasulullah datang menuju Kabah dan menghancurkan berhala-berhala yang ada di sana. Beliau juga menghancurkan gambar nabi Ibrahim AS dan nabi Ismail AS. Pada akhirnya banyak orang kafir yang terpesona dengan cara dakwah Rasulullah tersebut sehingga banyak dari mereka yang memutuskan untuk masuk Islam Salah satunya adalah Hindun binti Utbah. Ia disarankan oleh suaminya untuk menghadap kepada Rasulullah bersama Utsman bin Affan dan wanita lainnya.
  • Hindun binti Utbah datang dengan menggunakan cadar. Ia malu dan takut atas perbuatan jahatnya dahulu. Namun Rasulullah tetap mengetahui bahwa yang bertemu dengannya adalah Hindun. Rasulullah berkata kepadanya, "Dulu tidak ada penghuni rumah yang lebih aku ingin hinakan sellain penghuni rumahmu. Sekarang tidak ada penghuni rumah yang lebih dimuliakan daripada penghuni rumahmu." 
  • Demikianlah kisah Hindun binti Utbah yang masuk Islam. Dirinya meninggal pada tahun  20 H dalam keadaan memeluk Islam.

Sumber : PDF Kajian Muslimah Masjid Daarut Tauhiid, Kebayoran