Sedikit Tapi Dipilih
Ust. Naji Mufid Mar'ie
Masjid Al Fatah Jatinegara, 20 Februari 2026
Perang Badar terjadi tahun 2H pada bulan ramadhan.
Kaum muslimin sekitar 300 orangg sedangkan orang musryikin sekitar 1000 lebih pasukannya tetapi atas izin Allah, Allah memberikan kemenangan di tangan kaum muslimin.
Dari peristiwa tersebut dapat diambil pelajaran:
1. Pentingnya keimanan yang luar biasa.
Akan merasakan:
a. manisnya keimanan dia yang telah ridho kepada Allah,
b. dia telah ridho terhadap islam sebagai agamanya,
c. dan mereka pun ridho terhadap nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul.
"Akan merasakan manisnya iman, orang yang ridho Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai Rasul-Nya." (HR. Muslim)
2. Semakin dalam keimanan kepada Allah maka akan semakin mudah pula pertolongan dari Allah.
QS. Al-Baqarah:153,
"Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."
Ayat ini memerintahkan mukmin menjadikan sabar (menahan diri) dan shalat (penghubung hamba-Allah) sebagai kunci pertolongan dalam menghadapi ujian dunia dan akhirat.
Kesabaran ada 3 bentuk:
- Sabar dalam menjalankan perintah Allah
- Sabar ketika berhadapan dengan maksiat
- Sabar terhadap yang tidak ia sukai
Tiga jenis ini ada di ibadah puasa.
3. Semakin dalam keimanan seorang hamba maka ia smakin ringan melaksanakan perintah agama.
Jihad yang paling afdol adalah menyelisihi yang namanya hawa nafsu.
4. Pentingnya kita berdoa
QS. Al-Baqarah:186,
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
Orang yang paling lemah adalah orang yang lemah dalam berdoa ketika berdoa kepada Allah padahal Allah Maha Mengabulkan.
5. Sedikit bukan semata-mata lemah
Yang menentukan kualitas bukan kuantitas. Ketika kita hidup di suatu jaman ketika orang-orang fokus yang memperbanyak amal ibadah jangan lupa kita harus sibuk memperbaiki amal ibadah kita. Yang terpenting amal ibadah wajib setelah itu baru sunnah.
Jika kita ingin istiqomah dengan amal ibadah maka lakukanlah dengan yang jumlahnya sedikit terlebih dahulu. Ini adalah cara yg tepat.
HR. Bukhari dan Muslim, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dikerjakan secara rutin walaupun sedikit".
6. Ramadhan bukan bulan untuk bermalas-malasan.
7. Semakin berat suatu amalan maka semakin besar juga ganjarannya suatu amalan.