Oleh : Ustad Irfan Rizki
Perempuan itu kalau engga disibukkan dengan ilmu, ia akan disibukkan dengan perasaan-perasaannya, ia akan disibukkan dengan persangkaan-persangkaannya.
Maka perempuan harus disibukkan dengan ilmu, disibukkan dengan belajar, terus rutin menghadiri majelis ilmu, terus menulis nasehat-nasehat dan faedah-faedah, lalu disebarluaskan.
Agar perasaan itu tidak mendominasi dalam hidupnya. Tapi yang memimpinnya adalah ilmu, dan yang menghantarkan kepada kebaikannya adalah amal.