Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI2-4.4H05. Judul
Sifat : Online - Intern - SI2-4.4H05. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Selasa, 13 Mei 2025
[Lanjutan]
Dalam hadist, Umar bin Khattab RA yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, datang malaikat Jibril yang menjelma menjadi seorang laki-laki dengan izin Allah SWT bertanya kepada rasulullah SAW tentang beberapa pertanyaan, diantaranya ditanya tentang apa itu islam, iman dan juga ihsan. Maka rasulullah SAW menjawab satu persatu dari pertanyaan tersebut kemudian di akhir hadist rasulullah SAW berkata, "Sesungguhnya dia adalah Jibril yang datang kepada kalian mengajarkan kepada kalian agama kalian." (HR. Muslim)
Di dalam hadist ini disebutkan 3 tingkatan di dalam agama, yaitu : islam, iman dan ihsan. Iman lebih tinggi daripada islam, dan ihsan lebih tinggi daripada iman. Islam berkaitan dengan amalan zhahir sedangkan iman berkaitan dengan amalan batin, adapun ihsan maka dia adalah puncak dari amalan zhahir dan batin.
Orang yang sampai derajat ihsan berarti dia telah mencapai derajat yang paling tinggi dalam islam dan juga iman. Setiap orang yang beriman dia adalah orang yang islam, tetapi tidak setiap orang yang islam dia beriman.
Allah SWT berfirman, "Berkata orang-orang Arab Baduy, "Kami telah beriman." Katakanlah, "Kalian belum beriman dan katakanlah oleh kalian, kami telah islam, dan belum masuk iman di dalam hati-hati kalian." (QS. Al-Hujurat [49] : 14)
Mereka berkata, di awal mereka masuk islam bahwa mereka sudah sampai derajat keimanan. Maka mereka pun diperintahkan untuk mengatakan kami telah islam, karena hakekat keimanan belum masuk di hati-hati mereka. Dan masing-masing dari 3 tingkatan tersebur memiliki rukun, yang dimaksud dengan rukun adalah yang terpenting dan yang terkuat dari sesuatu.
[Bersambung]