Rabu, 25 Juni 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (1 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 8 - Fitnah Kubur

Kajian        : HSI Edu
Sifat           : Online - Intern - SI51.H08. Judul
Pemateri    : Ustad Abdullah Roy
Tanggal      : Rabu, 25 Juni 2025


Diantara beriman kepada hari akhir adalah beriman kepada dengan adanya fitnah kubur. Fitnah secara bahasa artinya adalah ujian. Fitnah kubur adalah 3 pertanyaan yang akan diajukan oleh malaikat Munkar dan Nankir kepada mayit baik seorang mukmin, kafir maupun orang munafik. Ditanya tentang siapa Rabbnya, siapa nabinya dan apa agamanya.

Suatu hari rasulullah SAW pernah menguburkan mayat bersama para sahabat, kemudian beliau SAW berkata kepada mereka, "Hendaklah kalian memohon ampun untuk saudara kalian dan mintalah untuknya ketetapan hati karena sesungguhnya dia sekarang sedang ditanya." (Shahih HR. Abu Daud)

Yang akan menjawab pertanyaan dengan baik adalah orang yang Allah SWT tetapkan hatinya, yang dia dahulu di dunia mengenal Allah, mengenal rasulnya dan juga mengenal agama Islam. 

Kewajiban seorang muslim adalah bersungguh-sungguh mempersiapkan jawaban yang benar untuk menghadapi ujian yang soal-soalnya sudah dibocorkan ini dan penjelasan tentang mengenal Allah SWT, rasulullah SAW dan agama Islam telah kita sebutkan di dalam Silsillah Ilmiyyah 2-4

Ada beberapa orang yang mereka kelak tidak akan menghadapi fitnah kubur, diantaranya para syuhada yaitu orang-orang yang meninggal di dalam peperangan di jalan Allah SWT. 

Seorang laki-laki pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya rasulullah, mengapa orang-orang yang beriman diuji di dalam kuburan mereka kecuali orang yang syahid?" Maka rasulullah SAW menjawab, "Cukuplah kilatan pedang di atas kepalanya sebagai ujian." (Shahih HR. An-Nasai)

Diantara mereka adalah orang yang meninggal pada hari jumat atau malam jumat. Rasulullah bersabda, "Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari jumat atau malam jumat kecuali Allah SWT akan mjenaganya dari fitnah kubur." (Hadist Hasan HR. Tirmidzi)

Kita memohon kepada Allah SWT semoga Allah SWT menetapkan hati kita dan orang-orang yang kita cintai di dalam menghadapi fitnah kubur ini. Aamiin yra.

Bersambung