Rabu, 16 Juli 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (1 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 23 - Terbitnya Matahari Dari Barat

Kajian        : HSI Edu
Sifat           : Online - Intern - SI51.H23. Judul
Pemateri    : Ustad Abdullah Roy
Tanggal      : Rabu, 16 Juli 2025


Matahari setiap harinya memnta izin kepada Allah SWT untuk terbit dari timur sampai ketika sudah waktunya maka Allah SWT tidak mengizinkan matahari untuk terbit dari timur dan menyuruhnya kembali dari tempat dia datang yaitu arah barat akhirnya terbitlah matahari dari barat. (Shahih HR. Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah)

Terbitnya matahari dari barat adalah termasuk tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat. Apabila manusia melihatnya maka mereka akan beriman semuanya dan akan yakin bahwa kiamat memang sudah dekat.

Allah SWT berfirman, "Tidaklah mereka menunggu kecuali datangnya para malaikat yaitu malaikat maut atau kedatangan Allah SWT atau kedatangan sebagian tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Hari ketika kedatangan sebagian tanda-tanda kebesaran Tuhanmu tidak akan bermanfaat iman seseorang yang tidak beriman sebelumnya atau belum beramal kebaikan di dalam imannya. Katakanlah tunggulah sesungguhnya Kita juga menunggu." (QS. Al-Anam [6] :158)

Di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, rasulullah SAW menafsirkan bahwa tanda kebesaran Allah SWT di dalam ayat ini adalah terbitnya matahari dari barat. Saat itu orang kafir bertaubat dari kekafirannya, orang yang beriman yang sebelumnya menyia-nyiakan amal sholeh maka dia akan bertaubat dan beramal soleh namun pintu taubat di kala itu sudah tertutup dan amal tidak akan diterima karena dilakukan di saat terpaksa. Kecuali orang mukmin yang sebelum munculnya matahari dari barat sudah beriman dan beramal soleh maka amalannya akan diterima. 

Oleh karena itu seorang muslim hendaknya segera bertaubat kepada Allah SWT dari segala dosa bagaimanapun besarnya dosa yang dia miliki dan jangan menundanya.

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang bertaubat sebelum terbitnya matahari dari barat maka Allah SWT akan menerima taubatnya." (HR. Muslim)

Bersambung