Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI51.H15. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Jumat, 4 Juli 2025
Dajjal yang secara bahasa artinya adalah pendusta besar merupakan seorang manusia keturunan nabi Adam AS yang di akhir jaman, Allah SWT akan menjadikan dia sebagai fitnah terbesar dalam sejarah manusia.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada fitnah antara penciptaan Adam sampai hari kiamat yang lebih besar daripada fitnah dajjal." (HR. Muslim)
Sebelum keluarnya dajjal, bumi dalam keadaan kemarau yang sangat panjang, manusia sangat membutuhkan air dan juga makanan. Dajjal muncul dan mengaku sebagai Tuhan. Allah SWT memberikan dia kemampuan untuk bergerak cepat, menurunkan hujan dan menumbuhkan tanaman, dia membawa sesuatu yang menyerupai syurga dan neraka sehingga orang-orang yang tidak mengenal Allah SWT seperti orang-orang musyrik, kafir dan munafik, mereka pun mengikuti dajjal. Diantaranya adalah 70.000 orang yahudi As-Bahan (As-Bahan adalah nama sebuah daerah). (HR Muslim).
Sampai ada sesorang yang awalnya menyangka dirinya beriman setelah melihat perkara yang luar biasa pada diri dajjal akhirnya dia mengikuti dajjal tersebut. (Shahih HR. Abu Daud).
Setiap nabi telah mengingatkan kepada umatnya fitnah dajjal ini. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya aku akan memperingatkan kalian tentang dajjal dan tidaklah seorang nabi kecuali dia telah memperingatkan kaumnya dari dajjal, demikian pula Nuh AS." (HR. Bukhari)
Dajjal sekarang ada di sebuah pulau, Tamim Ad-Dari seorang sahabat nabi SAW. Saat masih beragama nasrani, dia dan beberapa orang temannya pernah terdampar di pulau tersebut, mereka melihat dajjal dalam keadaan terikat kuat bahkan sempat terjadi dialog antara mereka dengan dajjal kemudian Tamim mengabarkan pertemuan dan dialog ini kepada nabi Muhammad SAW setelah masuk Islam dan dibenarkan oleh nabi Muhammad SAW. Hadist ini shahih dan diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Bersambung