Selasa, 26 Agustus 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (2 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 27 - Tiupan Sangkakala Yang Kedua

Selasa, 26 Agustus 2025

Setelah tiupan pertama dan meninggal semua manusia maka akan ditiup sangkakala untuk yang kedua kalinya dan jarak antara dua tiupan adalah 40, Allahuallam apakah 40 hari, 40 bulan atau 40 tahun. 

Rasulullah bersabda di dalam hadist Abu Hurairah, "Antara dua tiupan 40." Mereka bertanya kepada Abu Hurairah sahabat yang meriwayatkan hadist ini, apakah 40 hari, 40 bulan atau apakah 40 tahun, maka beliau yaitu Abu Hurairah enggan menjawabnya. Para ulama mengatakan karena tidak mengetahui ilmunya. (Shahih HR. Bukhari Muslim)

Dan diantara dua tiupan inilah Allah SWT akan menurunkan hujan yang ringan yang dengan sebabnya akan tumbuh jasad manusia di dalam kuburnya. Sebagaimana di dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh HR. Muslim, "Tulang ekor manusia yang telah dikabarkan oleh nabi SAW bahwasanya dia tidak akan hancur akan tumbuh seperti tumbuhnya tunas setelah hujan sehingga terbentuklah manusia kembali dengan izin Allah SWT."

Rasulullah bersabda, "Kemudian Allah SWT akan menurunkan hujan dari langit maka mereka pun tumbuh seperti tumbuhnya tunas tidak ada daripada manusia sesuatu kecuali akan rusak kecuali satu tulang yakni tulang ekor dan darinyalah akan dibentuk manusia pada hari kiamat." (HR. Bukhari Muslim)

Allah SWT lah yang telah menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada. Dan Dialah yang akan membangkitkan manusia setelah matinya. Allah SWT berfirman, "Dan Dialah Allah SWT yang menciptakan manusia dari permulaan kemudian akan mengembalikan, menghidupkan kembali, dan menghidupkannya itu adalah lebih mudah bagi Allah SWT." (QS. Ar-Rum:27)

Setelah terbentuknya jasad semua manusia maka malaikat akan meniup sangkakala untuk yang kedua kalinya dan akan dikembalikan roh-roh kepada jasadnya dan hiduplah manusia serta akan dibangkitkan dari kuburnya. Allah berfirman, "Kemudian akan ditiup sangkakala yang kedua kalinya maka tiba-tiba mereka bangkit dalam keadaan menunggu." (QS. Az-Zumar:68)

Bersambung