Kamis, 28 Agustus 2025
Pada hari kiamat setelah bangkitnya manusia dari kubur akan terjadi kejadian-kejadian dasyat di alam semesta yang kita lihat baik alam atas maupun alam bawah. Tidak ada yang mengetahui hakekat kedasyatannya melainkan Allah SWT.
Gunung yang sedemikian besar dan kokoh menancap di bumi akan dijalankan oleh Allah SWT sehingga menjadi fatamorgana dan dihancurkan menjadi berkeping-keping seperti tumpukan pasir yang berterbangan atau seperti bulu yang dihamburkan. Lihat QS. Al-Waqiah:5-6, QS. Al Muzzamil:14, QS. An-Naba:20, QS. At-Taqwir:3, dan juga QS. Al-Qariah:5.
Bumi yang sebelumnya tenang akan diguncangkan dengan seguncang-guncangnya dan dibentangkan kemudian diganti sifatnya sehingga menjadi jelas rata tanpa gunung tanpa lembah tanpa pohon. Lihat QS. Thoha:105-107, QS. Al-Waqiah:4, QS. At-Takwir:3, QS. Al-Zalzalah:1
Laut-laut akan meluap sehingga menjadi lautan yang satu dan menjadi lautan api. Lihat QS. Al-Infithar:3 dan QS. At-Takwir:6.
Langit yang tujuh yang sangat tinggi dan sangat besar yang Allah SWT tinggikan tanpa tiang, pada hari itu akan menjadi sangat lemah, akan bergetar dan pecah dan akan berubah warnanya menjadi warna merah seperti mawar. Lihat QS. Al-Haqah:16, QS. Al-Infhitar:1, QS. Al-Insyiqaq:1, QS. Ar-Rahman:37, QS. At-Tur:9, QS. At-Takwir:11, QS. Al-Furqon:25.
Matahari akan digulung dan lenyap cahayanya, lihat QS. At-Takwir:1.
Bulan akan hilang cahayanya dan akan dikumpulkan dengan matahari, lihat QS. Al-Qiyamah:8-9.
Rasulullah SAW bersabda, "Matahari dan bulan akan digulung pada hari kiamat." (HR. Bukhari)
Bintang yang sedemikian banyaknya akan berjatuhan dan lenyap cahayanya. Lihat QS. Al-Infithar:2 dan QS. At-Takwir:2.
Ada sebagian ulama kita yang mengatakan bahwasanya semua ini terjadi di antara dua tiupan. Allahuallam, Allah yang lebih mengetahui mana yang benar dan yang penting bagi kita semua bahwasanya kita diperintahkan untuk takut dan supaya kita mempersiapkan diri untuk menghadapi hari tersebut.
Bersambung