Minggu, 25 Februari 2024

30 Surat Cinta Allah Kepada Wanita : Hari Ke 7 - Tawakalmu Menyempurnakan Hidupmu

Kajian        : Syameela Series
Sifat           : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri    : Ustad Oemar Mita
Tanggal      : Rabu, 7 Februari 2024

VII. Surat Cinta Allah Ke 7

QS. Al-Qasas [28] : 7
Artinya : 
Kami mengilhamkan kepada ibu Musa, "Susuilah dia (Musa). Jika engkau khawatir atas (keselamatan)-nya, hanyutkanlah dia ke sungai (Nil dalam sebuah peti yang mengapung). Janganlah engkau takut dan janganlah (pula) bersedih. Sesungguhnya Kami pasti mengembalikannya kepadamu dan menjadikannya sebagai salah seorang rasul." (QS. Qasas [28] : 7)
  • Ada seorang wanita bernama Yukabidah, seorang wanita sholehah yang menikah dengan Imron. Mereka mempunyai anak yakni Maryam, Musa, Harun.
  • Allah menyampaikan kepada Yukabidah untuk menyusui Musa. Pada waktu itu merupakan jaman berkuasanya Firaun yang kejam dimana bayi laki-laki diburu untuk dibunuh oleh Firaun karena Firaun merasa terancam.
  • Allah memerintahkan untuk menghanyutkan keranjang yang di dalamnya ada bayi Musa ke sungai Nil dengan jaminan Allah akan mengembalikannya sekaligus menjanjikannya menjadikan nabi dan rasul pemimpin Bani Israil. Yukabidah yang sholehah dan taat menuruti perintah Allah dan bertawakal. Ketika wanita bertawakal kepada Allah, Allah akan membimbingnya, memberikan pertolongan yang besar sehingga hendaknya jangan merasa takut dan jangan merasa khawatir.
  • Selepas bayi Musa dihanyutkan, keranjang bayi tersebut masuk ke tempat permandian selir-selir Firaun, lalu bayi tersebut diserahkan kepada istrinya Firaun yakni Asiyah binti Muzahim, dijadikannya hati Asiyah cinta kepada bayi Musa tersebut lalu meminta izin Firaun agar bayi tersebut dibiarkan hidup untuk dijadikan anak. Asiyah lalu memberikan nama bayi tersebut Musa. Ketika bayi Musa menangis Asiyah hendak mencarikan ibu susu. Lalu Maryam (kakaknya Musa) yang mengikuti jejak adiknya dan sebenarnya mengetahui bahwa bayi tersebut adalah adiknya lekas merekomendasikan ibunya untuk menyusui bayi Musa sebelum disusui orang lain. Dengan demikian bayi Musa pun kembali ke pangkuan ibunya untuk disusui, ibunya pun bergembira kembali. Allah mengembalikan bayi Musa dengan cara yang lain.
  • Kisah tersebut tercantum pada QS. Al-Qasas [28] : 7-13
  • Pertolongan Allah tidak terduga dengan menempatkan Musa di istananya Firaun, orang yang memerintahkan seluruh anak laki-laki dipenggal, di sana Musa justru aman.
  • Kisah tawakal yang lain tentu saja kisah Ummu Sulaim ketika suaminya yakni Abu Thalhah datang. Ummu Sulaim menyambut dengan lapang dan tawakal padahal anaknya baru saja meninggal. Setelah ia menyambut dan melayani suaminya ia pun memberitahu bahwa anaknya berpulang. Karena ketawakalannya Ummu Sulaim Allah pun menggantinya dengan anak yang lebih sholeh.

30 Kisah Inspirasi

UMMU MA'NAD AL-KHUZU'IYYAH
  • Ummu Ma'nad Al-Khuzu'iyyah merupakan penggembala domba yang diberkahi Allah karena dombanya selalu mengeluarkan susu.
  • Nama aslinya adalah Atikah binti Khalid bin Muqidz bin Rabiah bin Ashram Al-Khuza'iyyah.
  • Ketika Rasulullah hijrah dari Mekah ke Madinah bersama Abu Bakar dan juga budaknya bernama Amir bin Fuhairah, lalu agar tidak terdeteksi musuh maka Abdullah bin Uraiqith Al-Laitsi sang penunjuk jalan membimbing untuk melewati dataran rendah Mekah menempuh kawasan pesisir sampai jalan tembus bawah Asfan, lalu tiba di bawah Amaj. Rasulullah lalu sampai di lembah Qudaid yang dihuni Bani Khuzaah. Rasulullah melewati dua tenda yang dimiliki Ummu Ma;nad lalu Rasulullah bertanya apa Ummu Ma'nad mempunyai persediaan makanan dan minuman, namun saat itu Ummu Ma'nad tidak mempunyai persediaan, ia hanya mempunyai domba yang tua. Rasulullah lalu meminta izin untuk memerah susu domba. Ajaibnya domba tua tersebut mengeluarkan susu, sejak saat itu domba Ummu Ma'nad selalu mengeluarkan susu.


"Gambaran tawakalnya manusia yang paling indah di dunia itu 
tawakalnya ibunda Musa" (Imam Ibnu Qayyim)