Kamis, 29 Februari 2024

30 Surat Cinta Allah Kepada Wanita : Hari Ke 11 - Mahar, Harga Kemuliaanmu

Kajian        : Syameela Series
Sifat           : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri    : Ustad Oemar Mita
Tanggal      : Ahad, 11 Februari 2024


XI. Surat Cinta Ke 11

QS. An-Nisa [4] : 4
Artinya :
Berikan Mahar kepada wanita (yang engkau nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. Kemudian, jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari (mahar) itu dengan senang hati, terimalah dan nikmatilah pemberian itu dengan senang hati. (QS. An-Nisa [4] : 4)
  • Pada ayat tersebut ada sebuah perintah dan bebankan dari Allah kepada laki-laki untuk memberikan mahar/mas kawin kepada wanita yang akan dinikahinya (menjadi istri). Bahwasanya Allah mencintai wanita sehingga wanita tidak diberikan cuma-cuma kepada laki-laki. Mahar sebagai segel (batasan tegas) kemuliaan Allah kepada wanita. Mahar itu adalah sebuah bentuk keridhoan dari sebuah komitmen panjang dari seorang laki-laki ketika laki-laki itu ingin memberikan sebuah tanggung jawab kepada wanita yang ia cintai lalu ia berkomitmen di hadapan Allah bagaimana dia bisa mendampingi wanita itu menuju perkara yang dirahmati Allah.
  • Mahar dengan kata Nihlah di QS. An-Nisa [4] : 4. Nihlah yaitu pemberian sukarela. Kata Mahar yang disebut dengan Mahrom atau disebut dengan kata Nihlatun. Nihlatun itu diambil dari akar kata yang sama dengan lebah pada bahasa Arab yaitu Nahlatun. Kenapa diberi penamaan dengan kata Nihlatun = Nahlatun, karena pada dasarnya pemberian yang kamu berikan kepada seorang wanita ketika dia memberikan maharnya berarti telah menjadi miliknya, tidak boleh laki-laki mengotak-atiknya, kalau diotak-atik berarti seakan-akan mengganggu lebah di dalam sarangnya dan kamu berdosa dan akan celaka. Hartanya wanita itu salah satunya didapat dari mahar seorang laki-laki (suaminya).
  • Ada point-point yang didapat dari QS. An-Nisa [4] : 4 yaitu :
  1. Mahar merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada wanita
    • Nabi Musa AS menikahi istrinya yang bernama Shafura (merupakan putri nabi Syuaib AS) dengan mahar 8 tahun menggembala ternak lalu disempurnakan menjadi 10 tahun (QS. Al-Qasas [28] : 27).
    • Ulama besar Syekh Mustafa Siba'i berkata, "Sesungguhnya mahar yang dibebankan kewajibannya kepada laki-laki di dalam Islam untuk diberikan kepada wanita itu merupakan sebuah parameter bagaimana Allah memuliakan para wanita."
    • Ada riwayat, didatangkan kepada Abdullah bin Mas'ud, seorang wanita yang telah dinikahi laki-laki ternyata meninggal belum sempat menggaulinya. Lalu ditanyakan, "Apakah wanita tersebut tetap mendapatkan mahar?" dan dijawab, "Wanita itu tetap mendapatkan mahar, tetap mendapatkan warisan dan tetap memiliki masa iddah. Mahar merupakan kemuliaan yang Allah berikan kepada wanita."
    • Wanita boleh menentukan maharnya karena itu hak dirinya.
  2. Mahar merupakan kesungguhan laki-laki kepada wanita untuk jadi imam.
    • Pada mahar tidak ada ketentuan khusus secara syariat itu dari keluarganya atau dari pribadi sendiri.
  3. Mahar merupakan salah satu bentuk Allah memberikan kecukupan kepada wanita sehingga wanita memiliki bekal, harta yang dia miliki. Mahar merupkan kepemilikan utuh seorang istri.
    • Jika seorang istri diminta maharnya oleh suami dan istrinya menolak maka istrinya tidak berdosa karena mahar tersebut merupakan kepemilikan penuh istri. Jika istri berkenan itu halal, jika istri tidak berkenan suaminya tidak boleh menuduhnya pelit, tidak boleh menuduhnya tidak paham membantu suami, karena Allah istimewakan maharnya menjadi milik istri secara penuh.
    • Catatan untuk wanita, mudahkan mahar, lihat kemampuan calon suami.

30 Kisah Inspirasi

ZAINAB BINTI MUHAMMAD SAW
  • Zainab binti Muhammad SAW merupakan putri dari Khadijah RA dan nabi Muhammad SAW.
  • Zainab menikah dengan Abu Ash bin Rabi (belum beriman kepada Allah), saat itu Islam belum mengharamkan pernikahan wanita mukminah dengan laki-laki musyrik.
  • Zainab dan suaminya tinggal di Mekah ketika Rasulullah hijrah ke Madinah. Ketika selesai perang Badar, Zainab hijrah ke Madinah sementara suaminya masih di Mekah. Walaupun Zainab diancam Habbar bin Aswad sehingga sampai keguguran. Zainab lalu ditolong oleh Kinanah. Setelah beberapa lama suami Zainab pun masuk Islam lalu hijrah ke Madinah.
  • Imam Al-Baghawi mengatakan, "Pertolongan itu turun dari sisi Allah maka mintalah kepadaNya."


Mahar merupakan kemuliaan yang Allah berikan kepada wanita