Senin, 5 Januari 2026
Di antara pokok-pokok keimanan yang harus diimani oleh seorang hamba adalah “Beriman dengan malaikat-malaikat Allah”.
Al-Quran, As-Sunnah dan Ijma’ kaum muslimin menunjukkan tentang wajibnya beriman dengan mereka. Dan kekufuran dengan malaikat adalah kekufuran dengan Allah ‘Azza Wa Jalla.
Semakin seseorang mengetahui tentang malaikat Allah secara terperinci maka akan semakin bertambah keimanannya dan akan semakin banyak manfaatnya.
Al-Malaikah (الملآئكة) adalah jamak dari malak (ملك) yang artinya adalah utusan.
Mereka adalah makhluk mulia dan dimuliakan. Allah telah memilih mereka menjadi utusan Allah kepada makhlukNya.
Allah berfirman,
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ
(Ibrahim) Berkata kepada malaikat, "Kemudian apa yang menjadi maksud kalian, wahai para utusan?” (QS. Adz-Dzariyat:31)
Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, tidak mengetahui jumlahnya kecuali Allah. Allah telah memilih mereka untuk beribadah kepada Allah.
Beriman dengan malaikat adalah termasuk rukun Iman yang tidak sah keimanan seseorang sampai beriman dengan malaikat-malaikat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ ۚ
“Rasul telah beriman dengan apa yang diturunkan dari RabbNya dan juga orang-orang yang beriman. Masing-masing dari mereka beriman kepada Allah dan malaikat-malaikatNya dan kitab-kitabNya dan Rasul-rasulNya. Kami tidak membeda-bedakan di antara Rasul-rasulNya.” (QS. Al-Baqarah:285)
Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
وَمَن يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
“Dan barangsiapa yang kufur kepada Allah dan malaikat-malaikatNya dan kitab-kitabNya dan rasul-rasulNya dan juga hari akhir maka sungguh dia telah sesat dengan sesat yang jauh.” (QS. An-Nisa:136)
Di dalam hadits Jibril yang masyhur, Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda ketika bertanya tentang, “Apa itu iman?”
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
“Engkau beriman dengan Allah dan malaikat-malaikatNya dan kitab-kitabNya dan rasul-rasulNya dan hari akhir dan engkau beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim I/8 dari Umar bin Khattab)
Dan cara beriman dengan malaikat-malaikat Allah adalah:
⑴ Beriman dengan keberadaannya
⑵ Beriman dengan nama-namanya
⑶ Beriman dengan sifat-sifatnya
⑷ Beriman dengan amalan-amalan mereka
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah yang pertama ini. Dan sampai bertemu pada halaqah selanjutnya.
Bersambung