Kamis, 08 Januari 2026

Silsillah Ilmiyyah 6 : 4 - Beriman Dengan Nama-Nama Khusus Malaikat Allah

Kamis, 8 Januari 2026

Di antara cara beriman dengan malaikat adalah beriman dengan nama-nama khusus sebagian kecil malaikat yang ada di dalam dalil yang shahih. 

Adapun yang tidak kita ketahui namanya dan mereka ini jauh lebih banyak, maka kita beriman secara global, artinya beriman dengan adanya mereka meskipun kita tidak mengetahui namanya. 

Dan diantara malaikat yang kita ketahui namanya: 

⑴ JIBRIL 

Allah berfirman, 

قُلْ مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِجِبْرِيلَ فَإِنَّهُ نَزَّلَهُ عَلَى قَلْبِكَ بِإِذْنِ اللَّهِ 

“Katakanlah, "Barangsiapa yang menjadi musuh bagi  Jibril maka sesungguhnya dia telah menurunkan wahyu ke dalam hatimu dengan izin Allah” (QS. Al-Baqarah:97) 

⑵ MIKAIL 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

مَن كَانَ عَدُوًّا لِّلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِه ِوَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِّلْكَافِرِينَ 

“Barangsiapa yang menjadi musuh bagi Allah, malaikat-malaikatNya, Rasul-rasulNya, Jibril dan juga Mikail maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Baqarah:98) 

⑶ ISRAFIL 

Di dalam sebuah hadits, diantara do’a iftitah yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam ketika shalat malam adalah, 

اللَّهُمَّ رَبَّ جبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ. اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ 

“Ya Allah Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil yang telah menciptakan langit dan juga bumi yang mengetahui yang ghaib maupun yang kelihatan. Engkau menghukumi di antara hamba-hambaMu di dalam apa yang mereka perselisihkan. Maka tunjukilah aku yang benar di dalam apa yang diperselisihkan dengan izinMu, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.” (HR. Muslim) I/534 Kitab Shalaatul Musaafiriin 

⑷ MALIK 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ قَالَ إِنَّكُمْ مَاكِثُونَ 

“Mereka (penduduk neraka) memanggil, "Wahai Malik, hendaklah Rabbmu mematikan kami." Maka Malik berkata, "Sesungguhnya kalian akan tetap tinggal.” (QS. Az-Zukhruf:77) 

⑸ MUNKAR & ⑹ NAKIR

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, 

إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَر النَّكِيرُ 

“Apabila seorang mayyit atau salah seorang di antara kalian dikuburkan maka akan didatangi 2 orang malaikat yang hitam, yang biru. Dinamakan yang pertama adalah Munkar dan yang lain An-Nakir.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan no. 991) 

⑺ HARUT & ⑻ MARUT 

وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ 

“Dan tidaklah Sulaiman kafir, akan tetapi syaithan-syaithanlah yang kafir. Mereka mengajarkan manusia sihir dan apa yang telah diturunkan kepada 2 orang malaikat di Babil yang bernama Harut dan juga Marut.” (QS. Al-Baqarah:102) 

Dan yang selanjutnya, diantara nama khusus malaikat adalah, 

⑼ AR-RA’D 

Di dalam sebuah hadits datang orang-orang Yahudi kepada Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam. Kemudian mereka berkata, 

يَا أَبَا الْقَاسِمَ أَخْبِرْنَا عَنِ الرَّعْدُ مَا هُوَ ؟ 

“Wahai Abul Qasim (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam), kabarkanlah kepada kami tentang Ra’d, apakah itu?”

Maka Beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan, 

مَلَكٌ مِنَ المَلَائِكَةِ مُوَكَلٌ بِالسَّحَابَ مَعَهُ مَخَارِيقُ مِنْ نَّارٍ يَسُوقُ بِهَا السَحَابَ حَيْثُ شَاءَ الله 

“Seorang malaikat di antara malaikat-malaikat yang diberi tugas untuk menggiring awan, bersamanya alat yang terbuat dari api untuk menggiring awan tersebut sesuai dengan kehendak Allah.” (Hadits shahih, diriwayatkan oleh Tirmidzi no. 5121) 

Bersambung