Jumat, 09 Januari 2026

Silsillah Ilmiyyah 6 : 5 - Nama-Nama Yang Tidak Benar Penisbahannya Kepada Sebagian Malaikat

Jumat, 9 Januari 2026

Di sana ada nama-nama malaikat yang masyhur di kalangan kaum Muslimin akan tetapi tidak berdasarkan dalil yang shahih. 

⑴ IZRAIL, sebagai nama dari malaikat pencabut nyawa. 

Tidak ada dalil yang shahih bahwa Izrail adalah nama dari malaikat pencabut nyawa. 

Allah di dalam Al-Quran dan Nabi di dalam hadits yang shahih hanya menggunakan istilah “Malakul Maut” (malaikat kematian). 

Allah berfirman, 

قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلى رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ 

“Katakanlah Malakul Maut (malaikat kematian) yang telah ditugaskan kepada kalian akan mewafatkan kalian kemudian kalian akan dikembalikan kepada Rabb kalian.” (QS. As-Sajdah:11) 

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, 

أُرْسِلَ مَلَكُ الْمَوْتِ إِلَى مُوسَى فَلَمَّا جَاءَهُ صَكَّهُ فَرَجَعَ إِلَى رَبِّهِ 

“Diutus Malakul Maut kepada Musa  maka ketika malaikat tersebut mendatangi Musa, Nabi Musa menamparnya. Maka kembalilah malaikat tersebut kepada Rabbnya.” (Hadist shahih, riwayat Bukhari VI/440 dan Muslim IV/1843, no.2372) 

⑵ RIDHWAN, sebagai nama dari seorang malaikat penjaga surga. 

Tidak ada dalil yang shahih bahwa Ridhwan adalah nama dari malaikat penjaga surga. 

Allah di dalam Al-Quran dan Nabi di dalam hadist yang shahih hanya menggunakan istilah “Penjaga”, tanpa menyebut nama. 

Allah berfirman 

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا حَتَّى إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ 

“Dan digiring orang-orang yang bertaqwa kepada Rabb mereka ke surga dalam keadaan berkelompok-kelompok sehingga ketika mereka mendatanginya dan dibuka pintu-pintu surga dan berkatalah para penjaga surga kepada mereka, "Keselamatan atas kalian, kalian telah baik maka masuklah kalian ke dalam surga kekal selamanya.” (QS. Az-Zumar:73) 

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, 

آتِي بَابَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَسْتفْتِحُ ، فَيَقُولُ الْخَازِنُ : مَنْ أَنْتَ؟ فَأَقُولُ : مُحَمَّدٌ ، فَيَقُولُ: بِكَ أُمِرْتُ لَا أَفْتَحُ لِأَحَدٍ قَبْلَكَ 

“Aku akan mendatangi pintu surga pada hari kiamat. Maka aku meminta dibukakan, maka berkatalah Penjaga, "Siapakah engkau?" Maka aku berkata, "Muhammad." Maka dia berkata, "Denganmulah aku diperintah, aku tidak membukanya untuk seorangpun sebelummu.” (HR. Muslim I/188 no. 197) 

Demikian pula disana ada nama Ismail, Syarahil, Harahil dan nama-nama malaikat yang lain yang tidak ada dalilnya. 

Tidak boleh seorang Muslim memberi nama malaikat tanpa berdasarkan dalil yang shahih. 

Bersambung