Rabu, 29 April 2026

Silsillah Ilmiyyah 7 : 18 - Kitab Al-Quran (Bagian 4)

Kitab Al-Quran (Bagian 4). 

Allah ‘Azza wa Jalla juga mensifati Al-Quran dengan beberapa sifat yang memiliki makna yang agung yang juga menunjukkan keutamaannya. Diantara sifat-sifat tersebut: 

1. SIFAT PERTAMA | ‘AZĪZ
Artinya: yang mulia, dimuliakan oleh Allah dengan dijaga dari segala perubahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ 

“Sesungguhnya orang-orang yang ingkar dengan adz-dzikru (yaitu Al-Quran) ketika datang kepada mereka dan sesungguhnya dia adalah kitab yang mulia.” (QS. Fushshilat:41) 

2. SIFAT KEDUA | MAJĪD
Artinya: agung lagi mulia. Maksudnya: agung maknanya dan luas ilmunya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ 

“Bahkan dia adalah Al-Quran yang agung.” (QS. Al-Buruj:21) 

3. SIFAT KETIGA | KARĪMUN
Artinya: mulia lagi banyak manfaatnya, besar kebaikannya dan dalam ilmunya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ 

“Sesungguhnya dia adalah Al-Quran yang mulia.” (QS. Al-Waqi’ah:77) 

4. SIFAT KEEMPAT | MUBĀRAK
Artinya: yang berbarakah (yang banyak manfaatnya dan banyak membawa kebaikan). Kebaikan bagi yang membacanya, yang menghafalnya, yang mendengarnya, yang mentadabburinya, maupun yang mengamalkannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

وَهَـذَا كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُّصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ 

“Dan ini adalah kitab yang Kami turunkan berbarakah membenarkan apa yang datang sebelumnya.” (QS. Al-An’am:92) 

5. SIFAT KELIMA | FASHL
Artinya: yang benar dan jelas, memisahkan antara yang haq dan yang bathil. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ 

“Sesungguhnya dia (yaitu Al-Quran) adalah ucapan yang memisahkan (yaitu antara yang haq dan yang bathil).” (QS. Ath-Thariq:13) 

6. SIFAT KEENAM | HAKĪM
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

الم (١) تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ (٢) هُدًى وَرَحْمَةً لِّلْمُحْسِنِينَ (٣) 

“Alif Lam Mim. Itu adalah ayat-ayat kitab yang hakīm, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Luqman:1-3) 

Hakīm artinya: Memiliki hikmah dan kebijaksanaan yang mendalam. Ayat-ayatnya muhkam, yaitu kokoh. Dia kokoh karena:
a. Datang dengan lafazh yang paling fasih dan jelas yang mengandung makna yang dalam.
b. Tidak mungkin dirubah.
c. Kabar-kabar yang ada di dalamnya benar sesuai dengan kenyataan.
d. Tidak memerintah kecuali dengan sesuatu yang merupakan kebaikan bagi manusia dan tidaklah melarang kecuali dari sesuatu yang merupakan keburukan bagi manusia.
e. Tidak ada pertentangan di antara ayat-ayatnya. 

7. SIFAT KETUJUH | BERBAHASA ARAB YANG JELAS
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (١٩٢) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (١٩٣) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنذِرِينَ (١٩٤) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِينٍ (١٩٥) 

“Dan sesungguhnya Al-Quran diturunkan dari Rabb semesta alam, turun dengannya Ar-Ruhul Amin (yaitu Jibril) atas hatimu supaya engkau termasuk orang-orang yang memberikan peringatan dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syuara:192-195) 

Bersambung