Kamis, 30 April 2026

Ziarah Madinah : 24 - Ziarah Pemakaman Baqi (Bagian 4)

Ziarah Pemakaman Baqi (Bagian 04). 

Kuburan para sahabat sudah lama tidak diketahui, diantara sebab hilangnya jejak kuburan mereka: 

1. Kuburan para sahabat tidak ditulis nama, karena Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam melarang menulis di atas kuburan. 

2. kuburan para sahabat tidak dibangun di atasnya, karena Rasulullah shallallahu alayhi wa sallam melarang membangun di atas kuburan. 

Berkata Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, 

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُجَصَّصَ الْقَبْرُ وَأَنْ يُقْعَدَ عَلَيْهِ وَأَنْ يُبْنَى عَلَيْهِ 

”Rasulullah Shalallhu Alaihi wassalam melarang mengapur kuburan dan duduk di atasnya dan membangun di atasnya.” (HR. Muslim) 

Dan di dalam HR. At Tirmidzi, 

وأن يكتب عليه 

”Dan menulis di atasnya.” 

3. Kuburan Baqi bukan khusus para sahabat. 

Datang setelah mereka para Tabi’in para Tabi’ut Tabi’in dan kaum muslimin selama 1400 tahun kurang lebih dan kaum muslimin selama lebih dari 1400 tahun sampai hari ini. 

Apabila sebuah pemakaman di dalamnya ada ribuan orang dengan bentuk kuburan yang sama tanpa ada nama, tanpa ada bangunan dan sudah campur antara sahabat dengan selain sahabat maka dengan mudah sekali kuburan para sahabat tidak diketahui dan hilang jejaknya. Dan inilah yang terjadi di pemakaman Baqi. 

Oleh karena itu berkata Abdul Aziz Ibnu Ahmad Al Kattani yang meninggal pada tahun 1466H, ”Tidak ada dua kota yang bersepakat atas kuburan seorang Nabi dan Sahabat selain kuburan Nabi kita Muhammad Sholallahu alaihi wassalam dan kuburan dua orang sahabatnya, Abu Bakar dan Umar Radiallahu Anhuma." (Tarikh dimashq Jilid yang ke 2 halaman 418) 

Dan berkata Al hamoudi yang meninggal pada tahun 911H, 

”Sesungguhnya yang menjadikan kuburan Fathimah Radiallahu anha dan yang lain dari para Salaf tidak diketahui adalah karena mereka tidak membangun di atas kuburan dan tidak mengapurnya.” (Kitab Wapaul wafa diakdaril musttopa Jilid yang 3 halaman 93) 

Kemudian setelah itu ada sebagian orang yang berusaha untuk mencari kembali kuburan yang sudah tidak diketahui tersebut, membangun bangunan di atas sebagian kuburan dan mengklaim bahwa ini adalah kuburan fulan dan fulannah tanpa dasar yang jelas dan dengan demikian dia telah melakukan 2 kesalahan sekaligus, yaitu: 

a. Mengklaim tanpa dalil
b. Membangun di atas kuburan 

Kemudian setelah itu setiap orang yang datang ke pemakaman Baqi menyangka bahwa kuburan yang dibangun tersebut adalah kuburan yang sudah pasti padahal hakekatnya tidak demikian. Wallahu Ta’ala a'lam. 

Bersambung