Kajian : Syameela Series
Sifat : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri : Ustad Oemar Mita
Tanggal : Rabu, 12 Juni 2024
- Hobby kita biasanya akan mendatangkan orang yang satu frekuensi (se-circle) dengan diri kita. Orang melakukan sesuatu dengan kurang/tidak optimal akan merasakan cenderung sedih, maka kualitas hidup mempengaruhi kebahagiaan dan kelapangan pada jiwa kita.
- QS. An-Nur [24] : 26, artinya : Perempuan- perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka (yang baik) bersih dari apa yang dituduhkan orang. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
- Pada ayat ini bisa dilihat secara luas prespektifnya, bahwa penempaan kita pada kebiasaan di kehidupan kita, maka Allah akan mempertemukan kita dengan orang yang tempaannya sama dengan kita.
- Rasulullah menyampaikan dalam satu riwayat, "Sesungguhnya setiap ruh itu mereka bagikan pasukan yang terlatih, kalau ada kecocokan mereka berjumpa dan bertemu/berkerumun, jika tidak ada kecocokan mereka berpisah dan mereka berselisih."
- Pada hadist ini dapat kita simpulkan bahwa kebiasaan (habit) yang kita lakukan ternyata berpengaruh pada kehidupan kita di masa yang akan datang misal orang yang ingin membangun masjid biasanya akan bertemu dengan orang yang juga ingin membangun masjid. Algoritma dalam kehidupan kita berjalan sesuai dengan kecondongan pada jiwa kita, jika manusia-nya membiasakan diri menempanya maka kemungkinan besar akan memberikan feedback yang baik, jika kita malas-malasan untuk menempanya maka feedback-nya pun kurang baik.
- Belajarlah dari Umar bin Khattab, dahulu ia adalah orang yang memusuhi Islam. Umar bin Khattab mendapat hidayah masuk Islam, lalu ia berusaha berubah ketika ia mendapat hidayah. Allah memberikan feedback-nya, ia memperoleh teman yang se-circle dengannya yakni Abu Bakar, ia menjadi sahabatnya, Abu Bakar adalah sahabat Rasulullah maka Umar bin Khattab pun otomatis menjadi sahabatnya Rasulullah yang kedua. Ini adalah kisah bahwa apa yang kau temui berdasarkan apa yang bisa kau ubah.
Algoritma kehidupan kita akan diberikan oleh Allah
sesuai dengan kecondongan jiwa kita dan kebiasaan (habit) kita
dalam perjalanan hidup kita.