Kajian : Kajian Muslimah Masjid Daarut Tauhiid Kebayoran
Sifat : Online/Offline - Masjid Daarut Tauhiid Kebayoran
Pemateri : Ustazah Samirah
Tanggal : Sabtu, 8 Juni 2024
Artinya :
"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yag lurus, maka janganlah kamu mendzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa".
4 Bulan Haram :
- Dzulqoidah
- Dzulhijjah
- Muharram
- Rajab
Keistimewaan Dzulhijjah :
- Salah satu bulan haram
- Bulan pelaksanaan ibadah haji
- Keutamaan di 10 hari pertama Dzulhijjah
- Wukuf di Arafah, 9 Dzulhijjah
- Idul Qurban
- Ayyamuttasyrik (11, 12 dan 13)
Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah :
- Demi fajar
- Demi malam yang sepuluh
- Demi yang genap
- Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu'anhuma bahwa nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari dari bulan Dzulhijjah". Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?" Beliau menjawab, "Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun".
- Imam Ahmad, rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu'anhuma bahwa nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada 10 hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid".
Amalan Di 10 Hari Dzulhijjah :
- Puasa (1-9 Dzulhijjah)
- Membaca Al-Quran (khatam di 10 hari)
- Memperbanyak shodaqoh
- Memperbanyak tahlil, tahmid, takbir, dan tahlil
- Memperbanyak istighfar
- Melaksanakan ibadah haji
- Berkurban
- Memperbanyak ibadah sunnah
- Sholat Ied Adha
Fiqih Qurban :
- Artinya : "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)". (QS. Al-Kautsar [108] :2)
- Artinya : Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu?" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insyaallah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar". (QS. As-Saffat [37] : 102)
- Artinya : Dari Abu Hurairah, Rasulullah telah bersabda, "Baragsiapa mempunyai kemampuan, tetapi ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati (menghampiri) tempat shalat kami". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Fiqih Haji :
- Artinya : Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam. (QS. Ali-Imrom [3] : 96)
- Artinya : Disana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjaalanan ke sana. Barangsiapa yang mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam. (QS. Ali-Imrom [3] : 97)
- Artinya : Nabi SAW bersabda, "Islam itu didirikan atas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah dan berpuasa di bulan Ramadhan". (HR. Muttafaq'alaih)
- Dapat disimpulkan :
- Pertemuan harian >> Shalat fardhu berjamaah
- Pertemuan pekanan >> Shalat Jumat
- Petemuan tahunan >> Haji
Wajib Haji :
- Islam
- Berakal
- Balig
- Merdeka
- Aman
- Mampu
Sumber : PDF Kajian Muslimah Masjid Daarut Tauhiid, Kebayoran