Kamis, 30 Oktober 2025
Setelah sebagian orang beriman selamat melewati neraka, maka Allah SWT memberikan izin kepada mereka untuk memberikan syafaat kepada saudara-saudara mereka, orang-orang yang beriman yang terjatuh ke dalam neraka.
Rasulullah SAW bersabda di dalam hadist Abu Said Al-Khudri radiyallahuanhu yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
Ketika orang-orang yang beriman selamat dari neraka maka demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya tidak ada yang lebih gigih di dalam memohon kepada Allah SWT, hak saudara-saudara mereka yang jatuh ke dalam neraka daripada orang-orang yang beriman di hari kiamat.
Mereka berkata, "Wahai Rabb kami, saudara-saudara kami dahulu mereka solat bersama kami, berpuasa bersama kami dan haji bersama kami."
Ini menunjukkan tentang keutamaan berteman dengan orang-orang yang saleh dan melakukan ibadah-ibadah tersebut bersama mereka.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Maka Allah berkata, "Keluarkanlah oleh kalian orang-orang yang kalian kenal. Maka diharamkan wajah-wajah mereka atas neraka." (maksudnya orang-orang yang beriman yang melakukan dosa besar dan disiksa di dalam neraka akan dilindungi wajah-wajah mereka dari api neraka sehingga bisa dikenali).
Mereka pun mengeluarkan banyak orang. Ada di antaranya yang api neraka sudah membakar sampai pertengahan kedua betisnya dan ada yang sampai ke kedua lututnya. Kemudian mereka berkata, "Wahai Rabb kami tidak tersisa seorang pun yang Engkau perintahkan untuk kami keluarkan?"
Allah SWT berkata, "Kembalilah kalian, barangsiapa yang kalian dapatkan di dalam hatinya ada kebaikan seberat satu dinar maka keluarkanlah."
Mereka pun kembali mengeluarkan banyak orang, kemudian mereka berkata, "Wahai Rabb kami tidak sisakan seorangpun yang Engkau perintahkan untuk kami keluarkan."
Maka Allah SWT berkata, "Kembalilah kalian, barangsiapa yang kalian dapatkan memiliki kebaikan seberat setengah dinar di dalam hatinya maka keluarkanlah."
Mereka pun kembali mengeluarkan banyak orang kemudian mereka berkata, "Wahai Rabb kami, kami tidak sisakan seorangpun yang Engkau perintahkan untuk kami keluarkan."
Maka Allah SWT berkata, "Kembalilah kalian, barangsiapa yang kalian dapatkan memiliki kebaikan seberat satu dzarrah maka keluarkanlah, merekapun kembali mengeluarkan banyak orang."
Dzarrah artinya adalah semut, itu yang dikenal oleh orang Arab. Mereka mengatakan semut kecil itu dengan dzarrah, jangan diartikan dengan biji sawi atau yang semisalnya, dzarrah menurut orang Arab adalah semut.
Kemudian rasulullah SAW bersabda, "Mereka berkata, "Wahai Rabb kami, tidak sisakan di dalam neraka seorangpun yang memiliki kebaikan."
Allah SWT berkata, "Para malaikat telah memberikan syafaat, para nabi telah memberikan syafaat dan orang-orang yang beriman telah memberikan syafaat. Dan tidak tersisa kecuali Dzat yang Paling Penyayang. Kemudian Allah SWT menggenggam satu genggaman dari neraka dan mengeluarkan kaum yang tidak pernah beramal sedikitpun. Keadaan mereka telah menjadi arang. Kemudian mereka dilempar ke dalam sungai yang berada di mulut-mulut syurga (yang dinamakan dengan sungai kehidupan)."
Mereka pun tumbuh seperti tumbuhnya benih di dalam lumpur sisa banjir (maksudnya akan dengan cepat tumbuh karena benih yang berada di dalam lumpur sisa banjir akan lebih cepat tumbuh disebabkan banyaknya faktor yang mendukung seperti tanah yang lembut, air yang memadai dan adanya unsur-unsur yang bermanfaat sebagaimana hal ini diketahui oleh para ahli).
Kemudian beliau SAW bersabda, "Apakah kalian pernah melihat benih yang tumbuh ketika dekat dengan batu atau dekat dengan pohon? Bagian yang dekat dengan matahari akan berwarna kuning dan hijau. Dan yang lebih dekat dengan bayangan maka akan berwarna putih."
Maksudnya ada yang mengatakan bahwasanya bagian badan yang terbakar yang lebih dekat kepada syurga akan lebih cepat sempurna daripada bagian badan yang lebih dekat dengan neraka.
Rasulullah SAW bersabda, "Kemudian mereka akan keluar seperti mutiara. Dan di leher-leher mereka ada khawatim yang dikenal oleh para penduduk syurga."
Sebagian mengatakan bahwasanya yang disebut dengan khawatim (khawatim adalah beberapa barang yang terbuat dari emas yang dikalungkan dileher mereka).
Rasulullah SAW bersabda, "Maka bertakwalah para penduduk syurga, mereka adalah orang-orang yang Allah bebaskan. Allah telah memasukkan mereka ke dalam syurga tanpa sebab amalan yang mereka amalkan dan tanpa sebab kebaikan yang mereka lakukan."
Bersambung