Kajian : Syameela Series
Sifat : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri : Ustad Oemar Mita
Tanggal : Rabu, 9 Oktober 2024
(Lanjutan)
- Bagaimana seseorang mendapatkan jalan pintasnya ketika seorang wanita menuju kepada rahmatnya Allah yakni :
- Peganglah akidahmu dan janganlah mati kecuali dalam kondisi beriman kepada Allah.
- Wanita yang senantiasa ridha kepada setiap keputusan dan takdir yang berjalan pada kehidupannya.
- Wanita yang senantiasa bertaubat kepada Allah.
- Wanita yang senantiasa menjaga prasangka baiknya dia kepada Allah.
- Wanita yang mengingat Allah (berdzikir).
- Senantiasa hadir secara utuh, sadar secara penuh untuk senantiasa berdzikir kepada Allah di setiap aktivitas yang mereka jalani.
- Di dalam HR. Tirmidzi, Rasulullah berkata kepada para wanita, "Hai para wanita, hendaklah kalian itu melakukan tasbih, hendaklah kalian melakukan tahlil, hendaklah kalian melakuan penyucian kepada Allah, maka hendaklah hitunglah dengan jari-jemarimu karena sesungguhnya jari jemarimu akan ditanya Allah dan jari-jemarimu akan berbicara di hadapan Allah, maka janganlah engkau lalai di dalam engkau berdzikir, ketika engkau lalai di dalam engkau berdzikir maka kamu akan jauh dari rahmatnya Allah." Tahlil kalian yaitu Laaillahaillallah. Tasbih kalian yaitu Subhanallah. Taqdis kalian yaitu Subbuhun quddus. Dzikir memiliki posisi yang istimewa, di dalam riwayat yang disebutkan di atas ada 4 point yang penting untuk kita fahami, yaitu :
- Ditujukan kepada kalangan wanita supaya mereka berdzikir. Rasulullah menggunakan bentuk dhamir kata ganti yang ditujukan langsung kepada wanita. Dengan berdzikir akan mendapatkan rahmat Allah, ketika rahmat Allah didapatkan maka kita akan merasakan ketenangan, rasa kebersamaan kepada Allah, diberikan energi dan kekuatan kepada wanita. Ada kisah Fatimah RA yang merasa kelelahan pekerjaan-pekerjaannya di dalam rumah maka Ali RA dan Fatimah RA datang kepada Rasululah meminta budak untuk meringankan tugas mereka namun Rasulullah mengarahkan Ali RA dan Fatimah RA untuk banyak-banyak berdzikir kepada Allah. Berdzikir dapat memberikan energi atau kekuatan.
- Berdzikir memberikan ketenangan. wanita adalah makhluk yang paling rentan maka jika berdzikir bisa memberikan ketenangan. Yang membuat sedih kita adalah syetan terdapat dalam QS. Mujadallah [58] : 10, artinya : Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu hanyalah dari syetan, agar orang-orang yang beriman itu bersedih hati, sedangkan (pembicaraan) itu tidaklah memberi mudarat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah. Hanya kepada Allah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal.
- Berdzikir merupakan bagian yang paling dihajatkan kepada wanita. Karena wanita merupakan makhluk yang banyak bicara dan banyak berbicara kepada makhluk yang lainnya. Ketika wanita banyak berbicara obatnya adalah membicarakan Allah dengan cara berdzikir kepada Allah.
- Berdzikir merupakan amalan yang besar. Diterangkan dalam satu riwayat yang shahih bahwa dzikir lebih utama daripada memerdekakan budak, lebih utama dari berkuda, lebih utama dari kita sedekah, karena dzikir merupakan salah satu amalan ringan di lisan tetapi begitu berat di timbang di dalam mizan. Allah menerangkan dalam QS. Al-Ankabut [29] : 45, artinya : Bacalah (nabi Muhammad) Kitab (Al-Quran) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sugguh, mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Makanya sahabat Rasulullah yakni Salman Al-Farisi ketika ditanya amalan apa yang paling utama? Yakni, "Tidak ada amalan yang paling utama kecuali dzikir sebagaimana Allah sebutkan di dalam firmanNya QS. Al-Ankabut [29] : 45." Ada 3 keutamaan orang yang suka berdzikir :
- Allah memberikan kepadanya pertolongan di saat ketika dia sedang mengalami masalah yang betul-betul berat. Contoh kisah nabi Yunus yang dimakan ikan paus, maka pada saat itu Allah menyebutkan dalam QS. As-Saffat [37] : 134-144, artinya : [143] Seandainya dia bukan golongan orang yang banyak bertasbih kepada Allah. [144] Niscaya dia akan tetap tinggal di perutnya (ikan) sampai hari kebangkitan. Berdzikir mendekatkan kita kepada solusi karena orang yang mengenal Allah di waktu lapang ketika dia berdzikir akan dikenal oleh Allah di waktu sempit ketika dia mendapatkan masalah.
- Ketika berdzikir kepada Allah mereka langsung berhadapan dengan pintu-pintunya syurga. Allah menyampaikan pada QS. Al-Ahzab [33] : 35, artinya : Sesungguhnya muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat , laki-laki dan perempuan yang taat, laki-laki dan perempuan yang penyabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki da perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kemaluannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, untuk mereka Allah telah menyiapkan ampunan dan pahala yang besar.
- Orang yang berdzikir mereka itu telah mendapatkan juara, karena orang yang juara itu orang yang mampu untuk senantiasa membasahi lisannya untuk berdzikir kepada Allah. Ada riwayat ketika Rasulullah berjalan di kota Mekah lalu Rasulullah melewati bukit yang disebut bukit Jumdan, Rasulullah mengatakan, "Lewatilah bukit Jumdan ini dan telah menanglah an-munfaridun." Para sahabat bertanya, "Siapa mereka itu yang telah menang an-munfaridun itu ya Rasulullah?" Rasulullab menjawab, "Yang menang itu adalah mereka yang berdzikir kepada Allah, laki-laki yang banyak berdzikir dan perempuan yang banyk berdzikir."
- Wanita yang apabila telah berkeluarga ia mampu menjaga rahasia keluarga.
- Menjaga harta dari suaminya dan dia tidak menceritakan setiap rahasia yang ada pada kehidupan keluarganya dan rahasia yang ada pada diri suaminya. Allah menyampaikan di QS. Al-Baqarah [2] : 187, artinya : Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah megetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima taubatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkanAllah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) anatara benang putih dan benng hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beritikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia agar mereka bertakwa. Ayat tersebut memberitahu bahwa seorang suami adalah pakaian bagi seorang istri dan sesungguhnya istri itu adalah pakaian bagi seorang suami. Makna pakaian oleh ulama sangat beragam, salah satunya sebagai penutup aurat sehingga maknanya menjaga rahasia terutama aib yang ada pada keluarganya.
- Rasulullah menyampaikan, "Sesungguhnya dari kebaikan itu kamu menyembunyikan setiap musibah, apapun yang terjadi itu termasuk kebaikan." Jikapun kita sudah tidak mampu merahasiakannya ceritakanlah kepada orang yang berilmu supaya mendapatkan jalan keluarnya. Contoh kisah Hindun yang bercerita kepada Rasulullah bahwa suaminya Abu Sufyan itu pelit, lalu Hindun bertanya, "Bolehkan aku mengambil (mencuri) hartanya?" Rasulullah menjawab, "Kalau memang pelit kamu boleh mengambil hartanya yang mencukupi dirimu dan mencukupi keluargamu." Rasulullah tidak bertanya banyak beliau langsung memberikan solusi.
- Hadist Rasulullah dalam HR. Muslim, "Barangsiapa menjaga aib seorang muslim maka Allah akan menjaga aibnya di hari kiamat."