Kajian : Syameela Series
Sifat : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri : Ustad Oemar Mita
Tanggal : Jumat, 11 Oktober 2024
(Lanjutan)
- Bagaimana seseorang mendapatkan jalan pintasnya ketika seorang wanita menuju kepada rahmatnya Allah yakni :
- Peganglah akidahmu dan janganlah mati kecuali dalam kondisi beriman kepada Allah.
- Wanita yang senantiasa ridha kepada setiap keputusan dan takdir yang berjalan pada kehidupannya.
- Wanita yang senantiasa bertaubat kepada Allah.
- Wanita yang senantiasa menjaga prasangka baiknya dia kepada Allah.
- Wanita yang mengingat Allah (berdzikir).
- Wanita yang apabila telah berkeluarga ia mampu menjaga rahasia keluarga.
- Wanita yang senantiasa bersyukur kepada suaminya.
- Wanita yang sejatinya mereka meroket mendapatkan rahmatnya Allah.
- Wanita yang senantiasa memberikan kasih sayang yang begitu besar kepada keluarganya.
- Dalam HR. Muslim, dari Aisyah RA. Satu waktu ibunda Aisyah itu berkata telah datang kepadaku seorang wanita miskin, dia tidak punya apa-apa lalu dia meminta belas kasian kepada ibunda Aisyah maka pada saat itu ibunda Aisyah tidak memiliki apa-apa di dalam rumahnya, tidak bisa memberi kecuali beliau hanya bisa memberi 3 potong kurma yang diberikan kepada wanita tersebut. ternyata wanita ini menggandeng 2 putra putrinya ketika mendatangi ibunda Aisyah. Maka wanita miskin ini membagi 2 kurma kepada kedua anaknya, tentunya wanita tersebut masih memiliki satu kurma yang akan dia makan untuk dirinya sendiri, tapi ternyata ketika anak satu persatu memakan kurmanya mereka merasa masih lapar dan mereka menagis meminta kurama yang ada di telapak tangan ibunya, Lalu sang ibu melihat anaknya lalu membelah kurma itu menjadi 2, sebagian kurmanya diberikan kepada anak pertama, sebagian yang lain diberikan kepada anak yang kedua. Peristiwa itu sangat mengagumkan bagi Aisyah RA, beliau pun menceritakan kisah itu kepada Rasulullah. Ketika mendengarnya Rasulullah mengatakan, "Sesungguhnya Allah membebaskan dirinya dari neraka dan Allah mewajibkan dirinya supaya memasuki syurga dengan apa yang dia berikan."
- Indikator (tanda-tanda) kasih sayang yang penuh dari wanita kepada anaknya :
- Wanita yang rela mengorbankan kesenangan sebagian dari dirinya karena selalu memprioritaskan kehidupan anak-anak dan keturunannya.
- Ketika seorang wanita betul-betul memberikan totalitas waktunya kepada sang anak.
- Wanita yang sebagai ibu tidak akan pernah lelah di dalam melewati satu hari kecuali ibunya selalu mendoakan anaknya setiap hari dan setiap waktunya.
- Wanita yang senantiasa berusaha untuk menarik dengan lembut anak-anaknya.
- Wanita yang senantiasa memberikan ilmu dan memberikan maaf kepada anaknya.
- Wanita yang selalu menjaga kehormatannya, menjaga kemaluannya, dan menjaga auratnya dan mereka senantiasa memiliki rasa iffah (iffah adalah menjaga kehormatan dirinya begitu besar).
- Ada riwayat yang disampaikan Rasulullah dalam HR. Muslim. Rasulullah mengatakan, "Ada dua penduduk neraka yang belum pernah aku jumpai yaitu adalah wanita yang mereka berpakaian, tetapi hakekatnya mereka telanjang, lenggak lenggok, lalu di atas kepalanya seakan-akan ada punuk unta, mereka tidak mampu mencium baunya syurga padahal baunya syurga itu mampu dicium sejarak 70 tahun perjalanan."
- Wanita yang paling istimewa disebutkan Allah secara terang 34 kali dengan namanya sendiri adalah Maryam binti Imron. Dalam QS. Maryam [19] : 17, artinya: Dia (Maryam) memasang tabir (yang melindunginya) dari mereka. Lalu, Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, kemudian dia menampakkan diri di hadapannya dalam bentuk manusia yang sempurna.
- Ketika Fatimah sakit berat, ia berkata kepada Asma, "Wahai Asma, saya itu merasa bahwa sakitku ini akan menghantarkan aku kepada kematian tapi ada yang mengganjal dalam hatiku." Asma bertanya, "Apa yang mengganjal?" Fatimah menjawab, "Iya aku terganjal bahwa ketika aku meninggal dunia nanti diletakkan di atas keranda." Asma lalu menyarankan nanti akan menutup kerandanya sehingga membuat Fatimah lega dan senang. Betapa Fatimah memikirkan menjaga auratnya sampai ia wafat.