Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H16. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H16. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Senin, 27 Januari 2025
Dukun adalah orang yang mengaku mengetahui sesuatu yang ghaib yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia seperti mengetahui barang yang hilang dan pencurinya, mengetahui ramalan nasib, dan lain-lain. Dia mengaku mengetahui hal-hal tersebut dengan cara-cara tertentu seperti dengan melihat bintang, menggaris di tanah, melihat air di mangkok, dan lain-lain. Dengan cara ini para dukun memakan harta manusia.
Ketahuilah bahwa perdukunan dengan namanya yang bermacam-macam adalah perkara yang diharamkan di dalam agama Islam. Ilmu ghaib yang mereka akui pada hakekatnya adalah kabar dari jin yang mereka mintai bantuan. Sedangkan cara-cara tersebut hanyalah untuk menutupi kedoknya sebagai orang yang meminta bantuan jin dan juga syetan.
Kita sudah bersama bahwa iblis sudah berjanji akan menyesatkan manusia dan menyeretnya mereka bersamanya ke dalam neraka. Iblis dan keturunannya tidak akan membantu sang dukun kecuali apabila dukun tersebut kafir kepada SWT. Oleh karena itu para ulama menghukumi dukun sebagai orang yang kafir dengan sebab ini. Adapun harta yang dia dapatkan dari pekerjaan ini adalah harta yang haram. Berkaitan dengan ramalan yang kadang benar maka sebagaimana yang digambarkan oleh nabi SAW di dalam hadist yang shahih bahwa para jin bekerja sama untuk mencuri kabar dari langit. Apabila mendengar sesuatu maka jin yang di atas akan mengabarkan kepada yang di bawahnya dan seterusnya sehingga sampai ke telinga dukun. Terkadang jin itu terkena lemparan bintang sebelum menyampaikan kabar yang ia dengar dan terkadang sempat menyampaikan sebelum akhirnya terkena lemparan bintang. Kabar sedikit yang sampai ini akan ditambah-tambahi oleh dukun tersebut dengan kedustaan yang banyak, apa yang benar terjadi sesuai dengan yang dia kabarkan, akan dijadikan alat mencari pembenaran dan kepercayaan dari manusia. Orang Islam dilarang sekali-kali datang ke dukun dengan maksud meminta bantuan kepada dukun tersebut bagaimanapun susahnya keadaan dia.
Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang mendatangi dukun, kemudian membenarkan apa yang dia ucapkan maka dia telah kufur terhadap apa yang diturunkam kepada Muhammad SAW." (HR Abu Daud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah)
Di dalam hadist lain, nabi SAW mengatakan, "Barangsiapa mendatangi dukun kemudian bertanya kepadanya tentang sesuatu maka tidak diterima darinya solat selama 40 hari." (HR. Muslim)
Meskipun sebagian ulama berpendapat bahwa mendatangi dukun tidak sampai mengeluarkan seseorang dari Islam namun kedua hadist di atas cukup menunjukkan besarnya dosa orang yang mendatangi dukun.
Semoga Allah SWT menjadikan kita merasa cukup dengan yang halal dan menjauhkan kita dari yang haram. Aamiin yra.
[Bersambung]