Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H05. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H05. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Jumat, 10 Januari 2025
Orang yang berbuat syirik dan meninggal dunia tanpa bertaubat kepada Allah maka dosa syiriknya tidak akan diampuni. Namun apabila dia bertaubat sebelum meninggal, maka Allah akan mengampuni dosanya bagaimanapun besar dosa tersebut.
Taubat nasuha adalah taubat yang terpenuhi di dalamnya 3 syarat berikut, yakni:
- Menyesal.
- Meninggalkan perbuatan tersebut.
- Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi.
Allah berfirman, "Katakanlah wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap dirinya sendiri (dengan berbuat dosa), janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar [39] : 53)
Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama ruh belum sampai tenggorokan." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, dari Abdullah Ibn Umar RA dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah)
Para sahabat nabi tidak semua lahir dalam keadaan Islam bahkan banyak di antara mereka yang masuk Islam ketika sudah besar dan sebelumnya bergelimang dengan kesyirikan. Supaya tidak terjerumus kembali ke dalam kesyirikan maka seseorang harus mempelajari tauhid dan memahaminya dengan baik serta mengetahui jenis-jenis kesyirikan sehingga bisa menjauhinya.
[Bersambung]