Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H07. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H07. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Selasa, 14 Januari 2025
Allah adalah Dzat yang memberikan manfaat dan mudharat. Kalau Allah meghendaki untuk memberikan manfaat kepada seseorang, maka tidak akan ada yang bisa mencegahnya. Demikian pula sebaliknya ketika Allah menghendaki untuk menimpakan musibah kepada seseorang, maka tidak ada yang bisa menolaknya.
Keyakinan tersebut melazimkan kita sebagai seorang muslim untuk hanya bergantung kepada Allah semata dan merasa cukup dengan Allah di dalam usaha untuk mendapatkan manfaat dan menghindari mudharat seperti di dalam mencari rezeki, mencari keselamatan, kesembuhan dari penyakit dan lain-lain. Serta tidak bergantung sekali-kali kepada benda-benda yang dikeramatkan seperti jimat, wafaq, susuk, dan sejenisnya.
Rasulullah mengingatkan, "Barangsiapa yang menggantungkan tamimah (jimat dan semisalnya) maka sungguh dia telah berbuat syirik." (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah)
Apabila seseorang meyakini bahwa barang tersebut adalah sebab saja maka hal itu termasuk syirik kecil, karena dia telah mejadikan sesuatu yang buka sebab sebagai sebab padahal yang berhak menentukan sesuatu sebagai sebab atau tidak adalah Dzat yang menciptakannya, yaitu Allah.
Perlu diketahui bahwa dosa syirik kecil tidak bisa disepelekan karena dosa syirik kecil tetap lebih besar daripada dosa-dosa besar seperti dosa zina, dosa membunuh, dan lain-lain.
Kemudian apabila seseorang meyakini bahwa barang tersebut dengan sendirinya memberikan manfaat dan memberikan mudharat maka hal itu termasuk syirik besar yang bisa mengeluarkan seseorang dari Islam.
Semoga Allah memudahkan kita dan juga saudara-saudara kita untuk meninggalkan perbuatan syirik yag sudah tersebar ini dan menjadikan ketergantungan hati kita dan mereka hanya kepada Allah.
[Bersambung]