Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H15. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H15. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Jumat, 24 Januari 2025
Sihir bermacam-macam jenisnya, sihir yang merupakan kesyirikan adalah sihir yang terjadi dengan meminta pertolongan kepada syetan, padahal syetan tidak akan menolong seseorang kecuali setelah melakukan perkara yang dia ridhai yaitu kufur kepada Allah SWT dengan menyerahkan sebagian ibadah kepada syetan tersebut atau dengan menghina Al-Quran, atau dengan mencela agama dan sebagainya.
Allah SWT berfirman, "Dan bukanlah Sulaiman yang kafir akan tetapi syetan-syetanlah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia." (QS. Al-Baqarah [2] : 102)
Rasulullah SAW bersabda, "Jauhilah tujuh perkara yang membinasakan." Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah apakah tujuh perkara tersebut?"
Maka Rasulullah SAW menyebutkan tujuh perkara tersebut, yakni:
1. Syirik kepada Allah SWT.
2. Sihir
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hukuman bagi seorang jenis tukang sihir ini adalah hukuman mati bila dia tidak bertaubat sebagaimana yang dicontohkan para sahabat nabi SAW. Adapun yang berhak melakukan hukuman tersebut adalah pemerintah yang sah bukan individu-individu.
Mempelajari sihir termasuk perkara yang diharamkan bahkan sebagian ulama menghukumi pelakunya keluar dari Islam. Demikian pula meminta supaya disihirkan juga perbuatan yang haram karena Rasulullah SAW mengabarkan bahwa bukan termasuk pengikut beliau orang yang menyihir dan orang yang meminta disihirkan.
Sebagaimana dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan oleh Al-Bazzar di dalam musnadnya dan dishahihlah oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah, "Seorang muslim hendaknya mengambil sebab untuk membentengi diri dari sihir diantaranya adalah dengan menjaga dzikir-dzikir yang disyariatkan seperti dzikir pagi dan petang, dzikir-dzikir setelah sholat lima waktu, dzikir akan tidur, mau makan, masuk rumah, keluar rumah, masuk kamar kecil, keluar kamar kecil, dan lain-lain. Selain itu juga membersihkan diri dan rumah dari perkara-perkara yang membuat ridha syetan seperti jimat-jimat, musik, gambar-gambar makhluk bernyawa, dan lain-lain. Apabila qadarullah terkena sihir maka bersabar, merendahkan diri kepada Allah SWT, memohon dariNya kesembuhan dan berpegang pada rugyah-rugyah yang disyariatkan serta jangan sekali-kali berusaha menghilangkan sihir dengan meminta bantuan jin, baik secara langsung maupun lewat dukun, paranormal dan yang semisal dengan mereka."
Semoga Allah SWT melindungi kita dan keluarga kita dari semua kejelekan di dunia dan di akhirat. Aamiin yra.
[Bersambung]