Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H17. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H17. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Selasa, 28 Januari 2025
Tathayyur adalah merasa akan mengalami nasib sial karena melihat atau mendengar kejadian tertentu seperti melihat tabrakan, orang yang berkelahi, atau semisalnya kemudian hal tersebut menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya seperti bepergian, berdagang dan lain-lain. At-Tathayyur termasuk syirik kecil apabila perasaan tersebut diikuti.
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang At-Thiyarah menyebabkan dia tidak jadi melaksanakan hajatnya maka dia telah berbuat syirik." (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah)
Perasaan ini sebenarnya tidak akan mempengaruhi takdir sebagaimana hal ini dinafikan dan diingkari oleh Rasulullah SAW.
Rasulullah SAW bersabda, "Dan tidak ada Thiyarah." (HR. Bukhari dan Muslim)
Maksudnya Thiyarah ini adalah hanya sebuah perasaan saja dan tidak akan berpengaruh terhadap takdir Allah SWT. Oleh karena itu seorang muslim tidak boleh mengikuti was-was syaitan ini dan hendaknya dia memiliki keyakinan yang kuat bahwa semua yang terjadi di permukaan bumi berupa kebaikan dan keburukan adalah dengan takdir Allah SWT semata. Seorang mukmin hendaknya yakin bahwa tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Allah dan tidak ada yang melindungi dari keburukan kecuali Allah SWT. Hanya bertawakal kepada Allah semata dan berbaik sangka kepada Allah SWT.
Adapun At-Tafa'ul yaitu berbaik sangka kepada Allah SWT karena melihat atau mendengar sesuatu, diperbolehkan dalam agama kita. Dahulu nabi SAW sering ber-At-Tafa'ul seperti ketika terjadi perjanjian Hudaibiyah. Utusan Quraisy saat itu bernama Suhhail yang merupakan bentuk Tashghir (pengecilan) dari kata Sahl yang artinya mudah. Maka nabi SAW pun berbaik sangka kepada Allah SWT bahwa perjanjian ini akan membawa kemudahan dan kebaikan umat Islam. Maka benarlah persangkaan nabi SAW karena setelah perjanjian tersebut, Allah SWT membuka pintu-pintu kemudahan bagi umat Islam.
[Bersambung]