Kajian : HSI Edu
Sifat : Online - Intern - SI01.H19. Judul
Sifat : Online - Intern - SI01.H19. Judul
Pemateri : Ustad Abdullah Roy
Tanggal : Kamis, 30 Januari 2025
Sumpah adalah menguatkan perkataan dengan menyebutkan sesuatu yang diagungkan, baik oleh orang yang berbicara maupun yang diajak bicara. Dalam bahasa Arab maka menggunakan huruf wau, huruf ba, huruf ta. Adapun dalam bahasa Indonesia menggunakan kata "Demi".
Bersumpah hanya diperbolehkan dengan nama Allah SWT semata, misalnya mengatakan Wallahi, demi Rabb yang menciptakan langit dan bumi, demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, dan lain-lain.
Adapun makhluk bagaimanapun agungnya di mata manusia maka tidak boleh kita bersumpah dengan namanya, misal dengan mengatakan demi Rasulullah, demi Kabah, demi Jibril, demi langit dan bumi, demi bulan dan bintang, dan lain-lain. Ini semua termasuk jenis pengagungan terhadap makhluk yang terlarang.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang bersumpah dengan selain nama Allah maka sunggguh dia telah berbuat syirik." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani rahimahullah)
Syirik dalam hadist ini pada asalnya adalah syirik kecil yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. Namun bisa sampai kepada syirik besar bila dia mengucapkan sumpah dengan makhluk disertai pengagungan seperti kalau dia mengagungkan Allah SWT, seperti sumpah yang dilakukan oleh orang-orang musyrik dengan mengatakan demi dewa fulan, demi lata, dan lain-lain.
[Bersambung]