Rabu, 10 September 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (2 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 38 - Keadaan Manusia Ketika Datangnya Allah SWT

Rabu, 10 September 2025

Kedatangan Allah SWT di hari tersebut adalah kejadian yang sangat besar bagi semua makhluk. Allah SWT yang telah menciptakan mereka supaya beribadah kepadaNya semata, mengutus para rasul supaya ditaati, menurunkan kitab supaya diamalkan, memberikan kenikmatan supaya digunakan dengan baik, akan datang untuk menanyakan itu semua dan menghitung amalan-amalan mereka.

Semua manusia merasa takut atas apa yang mereka lakukan di dunia, orang yang kafir akan takut atas kekafirannya kepada Allah SWT dan orang yang beriman akan takut atas kemaksiatannya kepada Allah SWT dan amalannya yang penuh dengan kekurangan. Dan akan didatangkan jahanam yang akan semakin menambah rasa takut manusia.

Rasulullah SAW bersabda, "Akan didatangkan jahanam pada hari tersebut. Jahanam tersebut memiliki 70.000 tali pengikat. Pada setiap tali pengikat ada 70.000 malaikat yang akan menyeretnya." (HR. Muslim)

Allah SWT berfirman, "Sekali-kali tidak, apabila bumi digoncangkan dengan segoncang-goncangnya dan datang Rabbmu dan malaikat dengan berbaris dan didatangkan pada hari tersebut jahanam. Pada hari tersebut manusia akan sadar dan apa manfaat kesadaran pada hari tersebut. Dia mengatakan, "Seandainya aku berani beramal untuk kehidupanku ini." (QS. Al-Fajr:21-24)

Dan akan dipisahkan antara orang-orang yang beriman  dan orang-orang yang kafir.

Allah SWT berfirman, "Dan ketika datang hati kiamat pada hari tersebut mereka akan saling berpisah." (QS. Ar-Rum:14)

Masing-masing umat akan duduk di atas lututnya karena rasa takut kepada Allah SWT, pada hari tersebut. 

Allah SWT berfirman, "Dan kamu akan melihat setiap umat akan duduk di atas lututnya dengan gelisah. Setiap umat akan dipanggil kepada kitab amalannya, dikatakan kepada mereka hari ini akan dibalas amalan kalian." (QS. Al-Jasiyah:28)

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah SWT apabila datang hari kiamat, akan turun kepada hamba-hamba untuk memutuskan diantara mereka dan masing-masing umat akan duduk diatas lututnya dengan gelisah." (HR. Tirmidzi)

Bersambung