Jumat, 05 September 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (2 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 35 - Keadaan Orang-Orang Yang Beriman Yang Berdosa Di Hari Kiamat

Jumat, 5 September 2025

Iman dan amal soleh adalah sebab seseorang mendapatkan keamanan di hari kiamat. Sebaliknya dosa-dosa dan maksiat bagi seorang mukmin akan menjadi sebab kesusahan di hari kiamat.

Allah SWT berfirman, "Apakah orang-orang yang melakukan dosa menyangka bahwasanya Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka, amat buruklah apa yang mereka sangka tersebut." (QS. Al-Jasiyah:21)

Orang yang tidak membayar zakat emas dan perak maka akan disetrika dahi, lambung dan punggung mereka dengan lempengan emas dan perak yang dipanaskan di neraka jahanam. Orang yang memiliki unta kemudian dia tidak membayar zakatnya maka dia akan diterlentangkan di tempat yang rata kemudian unta-unta tersebut akan menginjak-injaknya dan mengigitnya. Orang yang memiliki sapi dan kambing kemudian dia tidak membayar zakatnya maka hewan-hewan tersebut akan menginjak-injaknya dan menanduknya, demikian yang dilakukan terhadap mereka sampai hari keputusan. (HR. Muslim)

Orang-orang yang meminta kepada orang lain bukan dengan alasan yang dibenarkan secara syariat tapi hanya karena ingin memperbanyak hartanya maka akan datang di hari tersebut dengan keadaan wajah yang tidak berdaging.
 
"Senantiasa seseorang meminta kepada manusia sampai datang pada hari kiamat dalam keadaan tidak ada di wajahnya sepotong daging pun." (Shahih HR. Bukhari Muslim)

Orang yang pernah melakukan gulul yaitu mengambil sebagian harta rampasan perang secara sembunyi-sembunyi maka dia akan membawa harta tersebut pada hari kiamat. 

Allah SWT berfirman, "Dan barangsiapa yang melakukan gulul maka dia akan membawa harta gulul tersebut pada hari kiamat." (QS. Al-Imran:161)

Orang yang berkhianat di dunia maka akan diberikan bendera di hari kiamat, kemudian dikatakan, "Ini adalah pengkhianatan fulan bin fulan." (HR. Muslim) 

Sehingga manusia saat itu di padang mahsyar mengetahui bahwasanya dia adalah seorang pengkhianat. Dan masuk di dalam makna pengkhianatan adalah pengkhianatan rakyat terhadap penguasa yang sah, dan pengkhianatan terhadap penguasa terhadap rakyatnya, dan juga pengkhianatan di dalam perjanjian dan lain-lain.

Semakin besar pengkhianatan seseorang maka akan semakin tinggi benderanya. Orang-orang yang sombong di dunia maka akan dikumpulkan di padang mahsyar sebesar semut-semut kecil dalam bentuk manusia.

Rasulullah SAW bersabda, "Akan dikumpulkan orang-orang yang sombong di hari kiamat sebesar semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti kehinaan dari semua arah." (Hasan HR. Tirmidzi)

"Orang yang meludah ke arah kiblat maka ludahnya akan berada di antara dua matanya." (Shahih HR. Abu Daud)

Demikianlah keadaan sebagian orang-orang yang beriman yang berdosa di padang mahsyar dan barangsiapa yang menutup aib seseorang muslim di dunia maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat.

Rasulullah SAW bersabda, "Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah SWT akan menutupi aibnya di akhirat." (HR. Bukhari Muslim)

Bersambung