Rabu, 24 September 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (2 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 48 - Beberapa Kejadian Di Padang Mahsyar (Bagian 1 dari 2)

Rabu, 24 September 2025

Di antara kejadian di padang mahsyar adalah percekcokan antara para pembesar orang-orang kafir dan para pengikutnya.

Allah SWT menyebutkan di dalam QS. Saba:31-33 bahwasanya orang-orang kafir akan dihadapkan kepada Allah SWT.

Berkatalah orang-orang yang dianggap lemah kepada pembesar-pembesar mereka, "Kalau bukan karena kalian tentulah kami dahulu menjadi orang-orang yang beriman." Pembesar-pembesar tersebut membantah dan mengatakan, "Apakah Kami yang telah menghalangi kalian dari petunjuk, sesudah petunjuk itu datang kepada kalian? Tidak! Sebenarnya kalian sendirilah orang-orang yang berdosa (maksudnya kalian sendirilah yang menginginkan kesesatan dan kami hanya mengajak)." Orang-orang yang dianggap lemah balik membantah dan mengatakan, "Tidak! Sebenarnya tipu daya kalian malam dan siang, itulah yang menghalangi kami, ketika kalian menyuruh kami untuk kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagiNya." Akhirnya semuanya menyesal tatkala melihat azab.

Demikianlah keadaan para pembesar dan tokoh masyarakat yang mengajak kepada kesyirikan dan menghalangi manusia dari tauhid.

Mereka berlepas diri dari para pengikut mereka dan tidak bisa menolong mereka sedikitpun. Para pengikut akan celaka sebagaimana para tokoh tersebut dan para pembesar juga celaka. Oleh karena itu seorang muslim hendaknya menyelamatkan dirinya dari neraka. Jadilah seorang tokoh masyarakat yang mengajak pada tauhid. Dan apabila dia orang yang lemah maka janganlah dia mengikuti kemauan para pembesar ataupun orang yang banyak apabila dia menghalangi manusia dari tauhid dan mengajak kepada kesyirikan. Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada kita dan juga mereka.

Menghilangkan rasa cinta dunia yang berlebihan dalam diri kita dan menghilangkan kesombongan dari dalam diri kita dan menjadikan rasa takut kita hanya kepada Allah SWT.

Dan di antara kejadian di padang mahsyar bahwasanya Allah SWT akan bertanya kepada orang-orang musyrikin tentang sesembahan selain Allah yang mereka sembah di dunia. Di manakah mereka pada hari tersebut. Dan Allah SWT akan bertanya kepada mereka tentang bagaimana sikap mereka terhadap ajakan para rasul alaihisallam.

Di dalam QS. Al-Qasash:62-66, Allah SWT akan memanggil orang-orang musyrikin dan menghina mereka dengan bertanya, "Di manakah sekutu-sekutuKu yang dulu kalian sangka mereka adalah sekutu-sekutuKu?" Kemudian Allah SWT akan berkata kepada orang-orang musyrikin, "Berdoalah kalian kepada sekutu-sekutu kalian." Maka merekapun berdoa kepada sesembahan-sesembahan mereka di dunia. Meminta pertolongan kepada mereka dalam keadaan genting tersebut sebagaimana mereka dahulu meminta di dunia. Maka sesembahan-sesembahan tersebut tidak bisa berbuat apapun dan tidak  menjawab seruan mereka. Barulah mereka mengetahui bahwasanya sesembahan-sesembahan tersebut tidak bisa menolong mereka sedikitpun. Allah SWT juga akan bertanya kepada mereka, "Apakah jawaban kalian terhadap ajakan para rasul? Yaitu apakah kalian membenarkan mereka? Dan mengikuti ajakan mereka untuk bertauhid."

Demikianlah keadaan oramg-orang musyrikin  sesembahan-sesembahan mereka di dunia tidak bisa mengabulkan doa mereka ketika sangat dibutuhkan. Tidak bisa menolong mereka di hadapan Allah SWT bahkan mereka berlepas diri.

Allah SWT berfirman, "Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang berdoa kepada selain Allah yang tidak bisa mengabulkan sampai hari kiamat. Dan mereka lalai dari doa orang yang berdoa kepada mereka. Dan apabila manusia dikumpulkan, mereka akan  menjadi musuh bagi orang-orang yang menyembah mereka. Dan mereka akan mengingkari ibadah yang dilakukan orang-orang musyrik terhadap mereka." (QS. Al-Ahqaf:5-6)

Adapun orang yang bertauhid, maka Allah SWT akan menolong mereka di dunia maupun di akhirat.

Bersambung