Senin, 8 September 2025
Asy Syafa'at Al Udzma (syafaat paling besar) adalah syafaat yang dilakukan oleh rasulullah SAW untuk para penduduk padang mahsyar yang isinya adalah permintaan kepada Allah SWT supaya Allah SWT menyegerakan hari keputusan.
Dinamakan Asy Syafa'at Al Udzma (syafaat yang paling besar) karena syafaat ini diperuntukan untuk seluruh manusia, yang mukmin maupun yang kafir. Ketika sudah memuncak kesusahan di padang mahsyar, terik matahari, keringat yang menggenang, waktu yang sangat lama dalam keadaan takut yang sangat menunggu hari keputusan maka manusia ingin disegerakan hari keputusan tersebut. Mereka mendatangi orang-orang yang memiliki kedudukan mulia supaya memohon kepada Allah SWT agar menyegerakan hari keputusan dan membebaskan mereka dari kesusahan yang berkepanjangan di padang mahsyar.
Pertama-tama mereka mendatangi nabi Adam AS, bapak mereka, manusia yang pertama namun beliau AS enggan dan meminta udzur dan merasa tidak berhak karena beliau AS pernah memaksiati Allah SWT dengan memakan sesuatu yang dilarang. Kemudian nabi Adam AS menyuruh manusia mendatangi nabi Nuh AS, rasul yang pertama yang diutus kepada manusia, beliau AS juga enggan dan merasa tidak berhak karena pernah meminta kepada Allah SWT sesuatu yang tidak dibenarkan. Kemudian nabi Nuh AS menyuruh manusia mendatangi nabi Ibrahim AS kekasih Allah, beliau juga enggan dan merasa tidak berhak karena merasa pernah berdusta. Kemudian nabi Ibrahim AS menyuruh manusia mendatangi nabi Musa AS seorang nabi yang pernah diajak bicara oleh Allah SWT namun beliau enggan dan merasa tidak berhak karena pernah membunuh manusia tanpa diperintah oleh Allah. Nabi Musa menyuruh manusia mendatangi nabi Isa, beliau juga enggan dan merasa tidak berhak akhirnya nabi Isa menyuruh manusia mendatangi nabi Muhammad SAW, kemudian mereka mengatakan, "Wahai nabi Muhammad SAW, engkau adalah rasulullah, penutup para nabi, Allah SWT telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang, lakukanlah syafaat mintalah kepada Rabbmu untuk kami, bukankah kamu telah melihat bagaimana keadaan kami, bukankah kamu telah melihat bagaimana kesusahan kami." Maka kemudian beliau SAW menuju bawah Arsy Allah SWT dan bersujud kepada Allah SWT kemudian Allah SWT mengilhamkan kepada beliau SAW pujian-pujian kepada Allah yang belum pernah diajarkan sebelumnya kepada seorang pun. Kemudian dikatakan kepada beliau SAW, "Wahai Muhammad angkatlah kepalamu mintalah maka kamu akan diberi, lakukanlah syafaat maka kamu akan dikabulkan syafaatmu." (Shahih HR Bukhari Muslim)
Inilah yang dimaksud dengan Mahqamun Mahmud yaitu kedudukan yang dipuji dimana nabi Muhamamd SAW akan dipuji oleh seluruh manusia yang telah Allah janjikan untuk beliau SAW seperti di dalam Al-Quran. "Smoga Rabbmu membangkitkan dirimu pada kedudukan yang dipuji." (QS. Al-Isra:79)
Bersambung