Kamis, 11 September 2025

Silsillah Ilmiyyah 5 (2 - Beriman Kepada Hari Akhir) : Bab 39 - Keadilan Allah SWT Ketika Dihisab

Kamis, 11 September 2025

Yang dimaksud dengan hisab adalah perhitungan Allah SWT terhadap amalan para hamba di dunia.

Hisab Allah SWT adalah hisab yang sangat sempurna keadilannya. Tidak ada kedzaliman sedikitpun.

Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya Allah tidak akan mendzalimi meskipun sebesar zarrah sekalipun." (QS. An-Nisa:41)

Zarrah artinya adalah semut, itu yang dikenal oleh orang Arab. Mereka mengatakan dengan semut kecil itu dengan zarrah. Jangan diartikan dengan biji sawi atau yang semisalnya, zarrah menurut orang Arab adalah semut.

Bahkan rahmat dan kelebihan karunia serta anugerah yang Allah berikan kepada para hamba adalah sangat banyak.

"Seandainya Allah SWT mengazab semua makhluk, maka bukanlah hal itu sebuah kedzaliman. Dan seandainya Allah merahmati, niscaya rahmat Allah SWT lebih baik daripada amalan mereka." (Shahih HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Yang demikian karena Allah SWT adalah  pencipta mereka, raja yang memiliki kekuasaan, semua makhluk adalah milikNya dan dalam kerajaanNya dan Dia melakukan apa saja yang Dia kehendaki di dalam kerajaanNya.

Diantara yang menunjukkan keadilan Allah SWT adalah:

1. Bahwasanya Allah SWT telah memfitrahkan di dalam hati semua manusia bahwa Allah SWT adalah Rabb mereka dan mereka mengakui bahkan sebelum mereka dilahirkan. Lihat QS. Al-Araaf:172.

2. Bahwasanya Allah SWT telah mengutus para rasul, para utusan kepada manusia yang telah mengingatkan mereka dengan fitrah ini dan mengajak mereka untuk beriman dengan hari akhir.

Allah SWT berfirman, "Para rasul yang datang untuk memberikan kabar gembira dan memberikan peringatan supaya tidak ada hujjah bagi manusia atas Allah SWT setelah kedatangan para rasul. Dan sesungguhnya Allah SWT Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana." (QS. An-Nisa:165)

3. Bahwasanya Allah SWT telah menugaskan para malaikat untuk mencatat semua amalan manusia.

Allah SWT berfirman, "Dan sesungguhnya pada diri kalian ada malaikat-malaikat yang menjaga atau mengawasi yang mereka mulia, dan menulis, mengetahui apa yang kalian kerjakan." (QS. Al-Infithar:10-12)

4. Bahwasanya kebaikan dan kejelekan sekecil apapun yang disembunyikan di dalam hati nurani maupun yang dinampakkan akan didatangkan oleh Allah SWT.

Tidak ada manusia yang didzalimi karena kebaikan yang terlupakan atau karena kejelekan yang tidak dia lakukan.

Allah SWT berfirman, "Maka barangsiapa yang mengamalkan kebaikan seberat zarrah sekalipun dia akan melihatnya. Dan barangsiapa yang mengamalkan sebuah kejelekan seberat zarrah sekalipun akan melihatnya." (QS. Az-Zalzalah:7-8)

5. Seseorang tidak akan memikul dosa orang lain.

Allah SWT berfirman, "Dan sebuah jiwa tidak akan menanggung dosa jiwa yang lain." (QS. Al-Anam:164) 

Kecuali apabila sesorang mengajak kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa yang mengikutinya dalam kesesatan orang tersebut.

Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan, maka dia mendapatkan dosa orang yang mengikutinya. Tidak berkurang dari dosa mereka sedikitpun." (HR. Muslim)

6. Masing-masing kita akan dipersilahkan melihat sendiri isi kitabnya.

Allah SWT berfirman, "Dan Kami akan keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab dalam keadaan terbuka. Bacalah kitabmu cukupkanlah dirimu pada hari ini yang menghisab dirimu sendiri." (QS. Al-Isra:13-14)

7. Allah SWT akan mendatangkan para saksi supaya tidak ada alasan bagi manusia.

Didatangkan para rasul yang akan bersaksi atas umatnya, bahwasanya mereka sudah menyampaikan.

Allah SWT berfirman, "Maka bagaimana jika Kami datangkan seorang saksi dari setiap umat dan Kami akan datangkan dirimu sebagai saksi atas mereka." (QS. An-Nisa:41)

Malaikat akan menjadi saksi.

Allah SWT berfirman, "Dan akan datang setiap jiwa bersamanya para malaikat yang menuntun dan malaikat yang menjadi saksi." (QS. Qaf:21)

Bahkan anggota badan manusia akan menjadi saksi di hari kiamat.

Allah SWT berfirman, "Pada hari ini Kami akan tutup mulut-mulut mereka dan tangan-tangan mereka akan berbicara dengan Kami. Dan kaki-kaki mereka akan menjadi saksi atas apa yang sudah mereka lakukan." (QS. Yasin:65)

Bersambung