Selasa, 16 September 2025
Ada diantara manusia yang kelak akan sulit hisabnya, ada yang mudah, dan ada di antara mereka yang sama sekali tidak dihisab.
Orang-orang kafir menurut pendapat yang lebih kuat meskipun amalan mereka adalah amalan yang sia-sia namun mereka akan dihisab dan ditanya Allah SWT. Sebagai celaan kepada mereka dan untuk menunjukkan keadilan Allah SWT serta menegakkan hujjah atas mereka. Hisab orang kafir sangat-sangat teliti.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang diperiksa dengan teliti hisabnya maka dia akan binasa." (HR. Bukhari Muslim)
Adapun orang-orang yang beriman maka mereka akan dihisab dengan hisab yang mudah.
Allah SWT berfirman, "Adapun orang yang diberi kitab dengan tangan kanannya maka dia akan dihisab dengan hisab yang mudah." (QS. Al-Insyiqaq:7-8)
Dan yang dimaksud dengam hisab yang mudah disebutkan oleh rasulullah SAW di dalam sebuah hadist, "Sesungguhnya Allah akan mendekatkan seorang mukmin kemudian menutupinya, kemudian Allah berkata kepadanya, "Apakah kamu mengetahui dosa ini? Apakah kamu mengetahui dosa ini?" Maka orang mukmin tersebut akan berkata, "Iya wahai Rabbku." Sehingga ketika Allah SWT sudah membuatnya mengakui dosa-dosanya dan hamba tersebut melihat bahwasanya dirinya akan binasa yaitu karena dosa-dosanya tersebut, maka Allah SWT berkata, "Aku telah menutupi dosa-dosamu di dunia dan Aku mengampuninya untukmu hari ini." Maka diapun diberi kitab kebaikan-kebaikannya." (Shahih HR. Bukhari Muslim)
Rasulullah SAW mengabarkan bahwasanya ada 70.000 dari umatnya yang kelak tidak dihisab sama sekali.
Rasulullah SAW menyebutkan bahwasanya mereka adalah:
1. Orang-orang yang tidak pernah diobati dengan besi panas.
2. Tidak minta dirugyah orang lain.
3. Tidak ber-tathayyur yaitu menganggap sial dengan melihat burung ataupun semisalnya. Dan mereka hanya bertawakal kepada Allah SWT.
Di antara mereka adalah seorang sahabat Ukasyah Ibnu Mihshan. (HR. Bukhari Muslim)
Bersambung