Kamis, 25 September 2025
Beberapa kejadian di padang mahsyar bahwasanya Allah SWT akan bertanya kepada para malaikat dan nabi Isa AS.
Allah SWT menyebutkan di dalam QS. Saba:40-42, bahwasanya di padang mahsyar Allah SWT akan bertanya kepada malaikat yang disembah oleh sebagian manusia. Sebagai penghinaan terhadap orang-orang musyrikin yang dahulu menyembah mereka. "Apakah mereka ini dulu menyembah kalian?" Para malaikat menjawab, "Maha Suci Engkau, Engkaulah pelindung kami. Akan tetapi sebenarnya mereka dahulu telah menyembah jin. Kebanyakan mereka beriman kepada jin tersebut."
Maksudnya bahwasanya orang-orang musyrikin ketika menyembah selain Allah SWT, baik orang shalih, benda mati, dan lain-lain maka pada hakikatnya mereka menyembah jin, karena yang menyuruh mereka untuk menyekutukan Allah SWT adalah jin. Apabila mereka menaati, berarti mereka telah menyembah jin tersebut. Para malaikat pun tidak kuasa untuk memberikan manfaat dan tidak pula mudharat kepada orang-orang yang telah menyembah mereka. Para penyembah malaikat itu pun akan diazab oleh Allah SWT.
Di dalam QS. Al-Maidah:116-117, Allah SWT menyebutkan bahwasanya Allah SWT akan bertanya kepada nabi Isa AS sebagai penghinaan dari Allah SWT terhadap orang-orang nasrani yang menjadikan beliau AS dan ibu beliau AS sebagai Tuhan. "Wahai Isa putra Maryam, apakah engkau dahulu pernah mengatakan kepada manusia, "Jadikanlah aku dan ibuku dua Tuhan selain Allah?" Isa AS menjawab, "Maha Suci Engkau, tidak patut mengatakan apa yang bukan hakku untuk mengatakannya. Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diriMu. Sesungguhnya Engkau Mengetahui Perkara Yang Ghaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku untuk mengatakannya yaitu, "Sembahlah Allah Rabbku dan Rabb kalian." Dan aku menjadi saksi atas mereka selama aku hidup maka setelah Engkau wafatkan atau angkat aku, Engkaulah yamg mengawasi mereka. Dan Engkau Maha Menyaksikan Segala Sesuatu."
Demikianlah keadaan para malaikat dan nabi Isa AS. Mereka adalah makhluk yang taat beribadah kepada Allah SWT. Senang apabila manusia hanya menyembah kepada Allah SWT dan mereka tidak pernah menyuruh manusia menyembah diri mereka. Demikian pula orang-orang yang shalih dan wali-wali Allah SWT.
Manusia yang terlalu berlebih-lebihan terhadap mereka, seperti:
- Mereka membuat patung mereka
- Mereka memajang gambar mereka
- Mereka membangun dan menghias kuburan mereka
- Mereka meyakini bahwasanya mereka mengetahui sesuatu yang ghaib
- Mereka berdoa kepada mereka
- Mereka bepergian jauh untuk berziarah ke makam mereka
- Mereka beritikaf di kuburan mereka
- Mereka menyerahkan sebagian ibadah kepada mereka
- Mereka membangun masjid di atas kuburan mereka
- Mereka memasukkan kuburan mereka ke dalam masjid
- Mereka bertawwasul dengan doa mereka setelah mereka meninggal dunia atau menganggap orang-orang shalih tersebut bisa mendekatkan diri mereka kepada Allah SWT, ini termasuk berlebihan. Jangan sampai keadaan sesorang seperti keadaan kaum nabi Nuh AS yang berlebihan terhadap 5 orang shalih yang disebutkan QS. Nuh:23. Atau seperti keadaan sebagian orang yang mengaku mencintai Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan, Husain dan sebagian keturunan beliau Radiyallahuanhum, kemudian berlebih-lebihan terhadap mereka.
Bersambung