Rabu, 20 Maret 2024

30 Surat Cinta Allah Kepada Wanita : Hari Ke 30 - Prasangka Tentang Kamarmu, Ruang Privasimu

Kajian        : Kajian Syameela
Sifat           : Online Mosfeed - Youtube Privat
Pemateri    : Ustad Oemar Mita
Tanggal      : Rabu, 29 Februari 2024


XXX. Surat Cinta Ke 30

QS. An-Nur [24] : 58-59
Artinya :
[58] Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah hamba sahaya (laki-laki dan perempuan) yang kamu miliki dan orang-orang yang  belum balig (dewasa) di antara kamu meminta izin  kepadamu tiga kali, yaitu sebelum shalat Subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari,  dan setelah shalat Isya. (Itu adalah) tiga (waktu yang biasanya) aurat (terbuka) bagi kamu. Tidak ada dosa bagimu dan tidak (pula) bagi mereka selain dari (tiga waktu) itu. (Mereka) sering keluar masuk menemuimu. Sebagian kamu (memang sering keluar masuk) atas sebagian yang lain. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat kepadamu. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
[59] Apabila anak-anak di antaramu  telah sampai umur dewasa, hendaklah mereka meminta izin seperti halnya orang-orang yang (telah dewasa) sebelum mereka (juga) meminta izin.  Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya kepadamu. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nur [24] : 58-59)
  • Ayat ini memiliki Asbabun Nuzul ketika seorang shahabiyah Rasulullah bernama Asma binti Mursyid memiliki budak yang membantu Asma. Suatu kali budak ini masuk ke kamar Asma tanpa izin ke Asma di waktu yang tidak tepat sehingga Asma berkeberatan dengan yag budak Asma lihat di kamar Asma. Asma lalu memberitahukan hal ini ke Rasulullah, "Ya Rasulullah alangkah buruknya ini, dia masuk ke kamar kami dan ada suami saya dan sesungguhnya kami berdua sedang berada di selimut yang satu dan dia masuk tanpa dia meminta izin kepada kami". Karena hal inilah Allah menurunkan QS. An-Nur [24] : 58-59 untuk memberitahu bahwa ada sebuah syariat yang Allah beritahu pada ayat ini.
  • Karena cintanya Allah kepada wanita, Allah sampai menurunkan ayat untuk mengatur urusan kamar. Allah mewajibkan kepada siapapun yang ingin memasuki kamar seorang wanita dewasa dan seorang laki-laki dewasa dari pembantunya, saudaranya, mahramnya, temannya, dan lain-lain itu harus dengan izin demi melindungi aurat agar tidak tampak secara tidak sengaja. Ini berlaku bukan hanya untuk kamar suami istri saja namun ke kamar siapapun. Aurat pun maksudnya bukan hanya kepada aurat secara fisik saja namun meliputi barang-barang pemilik kamar.
  • Pada QS. An-Nur [24] : 58-59 dijelaskan hati-hati meminta izin memasuki kamar terutama pada 3 waktu :
  1. Sebelum shalat Subuh, ketika sebagian besar seorang ibu melepas sebagian besar pakaiannya.
  2. Pada waktu Dzuhur, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)-mu di tengah hari.
  3. Setelah shalat Isya, ketika sebagian besar suami istri saling berdekatan dan melepaskan sebagian besar pakaian luar mereka.
  • Saking cintanya Allah kepada wanita, kamarnya pun dibuat aturan, jangan masuk kamar sebelum meminta izin. Ada aturan ini karena merupakan penjagaan :
  1. Penjagaan kepada kalangan wanitanya, penjagaan kepada kalangan laki-laki supaya tidak rusak pandangannya, tidak rusak visualnya ketika melihat sesuatu yang tidak seharusnya dilihat.
  2. Penjagaan karena wanita merupakan makhluk yang tidak ternilai, maka Allah membuat setiap wanita terjaga sampai detail-detailnya pada diri wanita sehingga aurat mereka tidak bebas diakses siapapun. Hanya yang halal baginya yang bisa mengaksesnya. Jangan sampai juga seorang anak melihat sebagian besar aurat yang dimiliki bapak ibunya karena itu termasuk salah satu hal yang bisa merusak konsep visual seorang anak. Ada seorang sahabat ditanya, yaitu Hudzaifah Ibnu Yaman ketika seorang anak bolehkah memasuki kamar ibu bapaknya? Maka dijawab, "Tidak, dia harus meminta izin, kalau dia tidak meminta izin dia akan melihat sesuatu yang tidak suka dia lihat. Dan ibu tidak akan suka melihat apa yang anaknya lihat".
  3. Penjagaan untuk tidak melihat aurat saudaranya karena ini termasuk perkara yang tidak boleh karena memiliki suatu kerusakan. Tawus bin Kasyam mengatakan, "Tidak ada satu wanita yang aku benci melihat auratnya justru wanita yang memiliki kekerabatan mahram". Banyak yang mengaggapnya tidak apa-apa namun itu tidak boleh karena bisa merusak akal.
  • Ibu Abbas berkata, "Sesungguhnya QS. An-Nur [24] : 58-59 ini termasuk salah satu ayat yang paling banyak manusia melupakan tentang ayat ini, sesungguhnya syetan itu memperdaya banyak manusia dengan tiga ayat ini (QS. Al-Ahzab [33] : 32 dan QS. An-Nur [24] : 58-59) yaitu salah satunya kewajiban meminta izin kepada orangtua ketika akan memasuki kamar orangtua".

Betapa Allah mengistimewakan diri kalian para wanita dengan keistimewaan yang tidak diberikan kepada makhluk yang lainnya.