Kajian : Kajian Syameela
Sifat : Online Mosfeed & Youtube Privat
Pemateri : Ustad Oemar Mita
Tanggal : Senin, 19 Februari 2024
XIX. Surat Cinta Allah Ke 19
QS. An-Nahl [16] : 58-59
Artinya :
(Padahal) apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang (kelahiran) anak perempuan wajahnya menjadi hitam (merah padam) dan dia sangat marah (sedih dan malu).
Dia bersembunyi dari orang banyak karena kabar buruk yang disampaikannya. Apakah dia akan memeliharanya dengan (menanggung) kehinaan atau akan membenamkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ingatlah, alangkah buruk (putusan) yang mereka tetapkan itu. (QS. An-Nahl [16] : 58-59)
- Allah menceritakan pada jaman jahiliyah jika ada yang melahirkan apabila anaknya laki-laki mereka bersuka cita, apabila anaknya wanita mereka tidak suka mendapat anak wanita, wajahnya menjadi merah padam, biasanya mereka merasa merawatnya dengan penuh kehinaan atau mereka bersiap menguburkannya hidup-hidup. Nauzubillahiminzaliq.
- Bahkan mereka mempuyai panggilan dengan sebutan Abtar (artinya : laki-laki yang hina, tidak mempunyai keturunan laki-laki). Bahkan Rasulullah pernah mendapatkan panggilan ini tatkala anak Rasulullah yang laki-laki meninggal dan belum mendapatkan anak laki-laki kembali. Ketika itu Allah langsung menurunkan QS. Al-Kautsar [108] : 3 dan menjelaskan Abtar menurut Allah bukan mereka yang terputus nasabnya karena tidak punya anak laki-laki tapi Abtar itu adalah mereka yang membenci Rasulullah dan tidak mendapatkan keberkahan pada hidupnya. Allah membela keutamaan anak wanita.
- Keutamaan mendapat anak wanita:
- Riwayat Aisyah RA pernah ditemui seorang ibu-ibu membawa dua putrinya, mereka meminta sesuatu tapi karena sederhana Aisyah RA hanya punya dua buah kurma lalu diberikan satu kurmanya kepada ibu tersebut. Ibu itu lalu membagi satu kurmanya menjadi dua kepada dua putrinya. Aisyah RA yang melihatnya menjadi iba dan membicarakannya kepada Rasulullah, Rasulullah lalu mengatakan, "Siapapun yang diuji dengan anak perempuannya lalu dia bersabar dengan anak perempuan yang dia miliki, sesungguhnya keberadaan anak perempuan yang menjadikannya orangtuanya bersabar terhadap kehadiran mereka pada satu keluarga, anak perempuan itu telah menjadi hijab dan telah menjadi penghalang antara ibu dan bapaknya dari api neraka."
- Riwayat Anas bin Malik, rasulullah menyampaikan dalam jalur HR. Muslim. "Siapapun yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baliq maka pada hari kiamat antara saya dengan mereka seperti ini (kelima jari telapak tangan direkatkan/ digabungkan)." Ini menujukkan kedekatan.
- Riwayat Ibnu Abbas dikatakan Rasulullah dari jalur H. Abu Daud dan Omam Ahmad, "Siapapun yang dimiliki anak perempuan (walaupun satu) maka Allah akan memasukkan orangtuanya ke dalam syurga."
- Riwayat dar Uqbah bin Amir RA, Rasulullah menyataka dar HR. Imam Ahmad Ibnu Majah dan di shahihkan oleh Syu'aib Al-Arnauth, "Siapapun yang memiliki anak perempuan dia bersabar, memberi makan, minum, pakaian dari hasil usahanya maka semua yang dia belanjakan untuk anak perempuannya maka itu yang akan menjadi hijab orangtuanya dari api neraka." Keutamaan anak perempuan itu berlipat-lipat.
- Kalau memiliki anak wanita ada beberapa hal penting untuk diperhatikan setiap laki-laki:
- Ada hikmah
- Cara mendidiknya dan menjaga kesuciannya
- Kewajiban anak wanita, orangtuanya mejadi Walid (yaitu: menerima manfaat dari doa yang dipanjatkan anak-anaknya).
- Masyaallah, betapa banyaknya surat cinta kepada wanita, betapa Allah mencintaimu dan merahmatimu para wanita.
30 Kisah Inspirasi
HAWA ZAUJATI ADAM
- Kisah hadirnya Hawa dikarenakan diusirnya iblis akibat pembangkangannya kepada Allah, maka tinggallah nabi Adam AS seorang diri di syurga. Saat tidur dan ketika bangun dia melihat seorang wanita duduk di samping kepalanya. Dialah Hawa. Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam AS bagian kiri. Hawa adalah wanita yang diciptakan agar nabi Adam AS (pada umumnya laki-laki) merasa tentram dengan hidup dan menikah.
- Hawa adalah wanita tercantik karena diciptakan langsung oleh Allah. Allah memberikan tempat tinggal untuk nabi Adam AS dan Hawa hidup bersama di syurga. Namum Allah juga memberikan larangan utuk tidak medekati sebuah pohon terlarang. Allah juga memperingatkan agar tidak terkena tipu daya iblis karena iblis merupakan musuh bagi nabi Adam AS da Hawa. Iblis sendiri tadinya merupakan makhluk Allah yang mulia karena telah beribadah selama 80.000 tahun kepada Allah. Sebelum diusir dari syurga, iblis menjadi pemimpin malaikat di langit bagian bawah. Iblis tadinya memiliki empat sayap namun akibat pembangkangannya dia diubah Allah menjadi syetan yang terkutuk, karena sumpahnya iblis untuk menggoda manusia, dia pun menggoda nabi Adam AS dan Hawa supaya mereka mendekati pohon yang terlarang. Tidak hanya mendekati namun juga malah memakan buah yang dipetik dari pohon terlarang tersebut. Tiba-tiba aurat mereka berdua tersingkap, mereka pun lekas menutupinya dengan daun-daun. Allah kemudian berfirman, "Bukankah Aku telah melarang kalian berdua dari pohon itu dan Aku telah mengatakan bahwa sesungguhnya syetan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?" (QS. Al-A'raf [7] : 22). Maka nabi Adam AS dan Hawa memohon ampun kepada Allah, "Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi." (QS. Al-A'raf [22] : 23). Lalu Allah menerima permohonan maaf mereka berdua.
Allah berfirman,
"Jika syetan benar-benar menggodamu dengan halus,
berlindunglah kepada Allah.
Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui."